Davydenko Jegal Federer, Bertemu Nadal di Final

Kompas.com - 08/01/2010, 23:19 WIB

DOHA, Kompas.com - Nikolay Davydenko kembali menjadi penjegal Roger Federer. Kali ini, petenis Rusia yang menjadi unggulan ketiga turnamen Qatar Terbuka tersebut menghentikan langkah Federer di semifinal dengan kemenangan dua set langsung 6-4, 6-4, Jumat (8/1/10).

Dengan demikian, Davydenko dua kali berturut-turut mengalahkan petenis nomor satu dunia asal Swiss tersebut, sekaligus memperbaiki rekor pertemuannya menjadi 14-2. Terakhir, Davydenko menaklukkan Federer pada semifinal ATP World Tour Finals di London pada 28 November tahun lalu, sebelum mengukuhkan dirinya sebagai juara pada turnamen penutup rangkaian seri Masters tersebut.

Sedangkan bagi Federer, kekalahan ini memupus impiannya untuk mempertahankan gelar di sini. Dan, peraih 15 gelar grand slam tersebut harus mempersiapkan diri lebih matang lagi untuk menghadapi Australia Terbuka yang mulai bergulir 17-31 Januari ini.

Di final, Sabtu (9/1/10), Davydenko akan menghadapi pemain nomor dua dunia, Rafael Nadal. Petenis asal Spanyol ini tak menemui kesulitan untuk meraih tiket ke final, karena hanya membutuhkan waktu 67 menit ketika menang 6-1, 6-3 atas unggulan kelima dari Serbia Viktor Troicki.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau