Lawan Mallorca, Kaka Dapat Jatah Setengah

Kompas.com - 09/01/2010, 21:38 WIB

MADRID, KOMPAS.com - Pelatih Real Madrid, Manuel Pellegrini, menerangkan, meski sudah pulih dari gangguan hernia, gelandang Ricardo Kaka belum kembali kepada performa terbaik. Karenanya, Pellegrini tak akan menurunkan Kaka selama 90 menit saat menjamu Real Mallorca, dalam lanjutan Divisi Primera, Minggu (10/1/2010).

Kaka terakhir kali bermain ketika duel "El Clasico", akhir November silam. Setelah itu, ia harus mengalami gangguan hernia dan harus menjalani perawatan intensif. Baru-baru ini, tim medis Madrid menyatakan, Kaka sudah pulih dan siap tampil. Kaka sendiri sudah kembali mengikuti sesi latihan tim.

Namun, di mata Pellegrini, Mallorca merupakan tim yang tangguh. Karenanya, ia hanya ingin menurunkan pemain yang kondisi fisik dan performanya berada dalam kondisi terbaik. Dan, menurutnya, Kaka tidak memenuhi persyaratan itu.

"Duel versus Mallorca akan menjadi momen besar akan merupakan tim yang sangat sulit (diatasi). Kaka tida bermain selama beberapa waktu dan ia tak akan berada di lapangan selama 90 menit," ungkapnya.

Madrid saat ini berada di posisi kedua dengan koleksi 38 poin, atau kalah dua angka dari Barcelona di puncak klasemen. Mengingat Barcelona berpotensi mendulang poin penuh karena hanya akan menghadapi tim penghuni posisi ke-17, Tenerife, Madrid harus mengalahkan Mallorca untuk menjaga persaingan gelar.

Sementara itu, meski tak memiliki nama sebesar Madrid, Mallorca tak bisa dipandang sebelah mata. Mengacu statistik musim ini, Mallorca terbilang luar biasa. Bagaimana tidak, saat ini, mereka menghuni posisi empat klasemen dengan 30 poin, mengungguli tim-tim sekelas Villarreal atau Sevilla. (MRC)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau