Togo Mundur dari Piala Afrika

Kompas.com - 10/01/2010, 01:11 WIB

LOME, KOMPAS.com - Pemerintah Togo meminta tim sepak bola nasional mereka pulang menyusul insiden penembakan oleh kelompok separatis di Provinsi Cabinda, Angola. Dengan demikian, Togo mundur dari turnamen Piala Afrika 2010.

Juru Bicara pemerintah Togo, Pascal Bodjona, Sabtu (9/1/2010), mengatakan bahwa pemerintah memanggil kembali semua pemain yang telah berangkat ke Cabinda untuk berlatih di provinsi paling utara Angola tersebut. Para pemain tak mungkin bermain dalam kondisi di bawah ancaman maut.

"Pemerintah Togo telah memutuskan untuk memulangkan mereka," kata Bodjona. "Kami tak dapat terus berada dalam situasi dramatis dalam kompetisi Piala Afrika. Ini penting karena pemain mengalami goncangan."

Peristiwa penembakan yang dilakukan oleh kelompok FLEC, Jumat kemarin, ketika Emmanuel Adebayor dkk melintasi negara Kongo dan masuk ke Provinsi Cabinda, Jumat kemarin. Konvoi bus tim Togo itu kemudian diberondong oleh sekelompok orang selama kurang lebih 30 menit. Dua orang tewas akibat kejadian tersebut, sementara kiper Kodjovi Obilale Dodo terluka dan langsung diterbangkan ke rumah sakit di Afrika Selatan.

Beberapa saat setelah kejadian, striker Emmanuel Adebayor yang selamat dalam insiden itu menegaskan bahwa ia dan teman-teman satu timnya mempertimbangkan untuk tidak mengikuti turnamen. "Kurasa banyak pemain ingin pergi," kata pemain Manchester City itu kepada Radio BBC.

Gelandang Moustapha Salifou yang membela Aston Villa juga mengatakan hal serupa. "Aku kembali ke kamp di Cabinda bersama teman-teman satu timku tapi kami semua ingin pulang ke Togo," kata Salifou di situs avfc.co.uk.

Klub-klub yang mengontrak para pemain Togo juga meminta mereka kembali demi keselamatan mereka. Udinese meminta Kwadwo Asamoah kembali ke Udine. Portsmouth juga memanggil empat pemain mereka, yakni Nadir Belhadj, Hassan Yebda, Nwankwo Kanu, dan Aruna Dindane. Adapun Hull City meminta Daniel Cousin dan Seyi Olofinjana segera meninggalkan Afrika dan bergabung bersama klub sesegera mungkin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau