DKK Anjurkan Dokter Gunakan Obat Generik

Kompas.com - 10/01/2010, 14:31 WIB

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan menganjurkan agar para dokter menggunakan obat generik untuk resep pasiennya.

"Anjuran tersebut terutama untuk para dokter yang bekerja menggunakan fasilitas kesehatan pemerintah atau sosial," Kepala DKK Balikpapan Dyah Muryani di Balikpapan, Minggu (10/1/2010).

Menurut Dyah, dokter merupakan profesi yang menjual jasa maka lebih baik menekankan pada pelayanan medis serta diagnosa yang lebih berkualitas bukan pada obat-obatan.

"Bila memberikan resep kepada pasien sebaiknya menggunakan obat generik, bila tidak ada baru menggunakan obat branded," ujarnya.

Penggunaan obat branded atau bermerek biasanya banyak digunakan untuk obat tindakan operasi, anak-anak dan sebagian injeksi antibiotik, karena untuk obat generiknya masih sedikit.

Mengenai adanya keluhan masyarakat lantaran dokter yang memeriksa tidak memberikan resep generik karena diduga adanya kerjasama dengan sales obat, Dyah menyatakan belum menerima laporan.

"Pasien bisa menyampaikan kepada dokter bila menginginkan obat generik untuk penyembuhannya," tambahnya.

Rencananya Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih, sedang menyiapkan surat keputusan menteri yang mewajibkan penulisan resep obat generik di fasilitas kesehatan milik pemerintah.

"Kalau itu dijalankan, tidak ada lagi alasan untuk meresepkan obat nongenerik, kecuali untuk obat-obat tertentu," katanya.

SK menkes tentang kewajiban dokter menuliskan resep obat generik yang disiapkan tersebut pada dasarnya merupakan revitalisasi peraturan menkes serupa yang sebelumnya pernah diterbitkan, yakni SK Menteri Kesehatan Nomor 085 tahun 1989.

Pembaruan aturan peresepan obat generik tersebut, dilakukan karena hingga saat ini tingkat penggunaan obat generik masih rendah.

Bila tidak ada obat generik maka dokter bisa berpegang pada Surat Keputusan Menteri Kesehatan nomor 699 tahun 2007 tentang penggunaan obat generik bermerek.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau