CILEGON, KOMPAS.com - Hasbullah, ayah dari Acim, nelayan yang hilang dalam peristiwa tertabraknya perahu nelayan Anugerah oleh sebuah kapal besar di sekitar perairan Pulau Panjang, Provinsi Banten Minggu (10/1/2010) subuh segera ditemukan.
Demikian dituturkan Hasbullah ditemui Minggu sore di Markas Direktorat Polisi Air Kepolisian Daerah Banten, Cilegon. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih memintai keterangan dari lima nelayan yang selamat dalam peristiwa tersebut.
Ditemui di luar ruangan, Madurip, salah seorang nelayan selamat menuturkan, pada Minggu subuh kapal Anugerah berukuran 2,5 x 12 meter yang dikemudikannya sedang mengalami kerusakan di bagian gir, sehingga macet di perairan.
Sekitar pukul 05.00, tiba-tiba ada kapal besar yang berada lurus dengan posisi perahu yang sedang macet tersebut. "Kami sudah menyalakan lampu, tapi tabrakan tetap terjadi," katanya.
Keenam nelayan asal Desa Teratai, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten itupun terjatuh ke air ketika perahu mereka terbalik dan tenggelam begitu tertabrak kapal besar tersebut.
Lima orang selamat, namun Acim hilang. Mereka yang selamat itu sebelumnya terkatung-katung di laut dengan berpegangan jeriken dan drum. Mereka kemudian ditolong kapal tanker Sinar Jogja. Selanjutnya, mereka dibawa ke darat dengan dibantu kapal dari Dirpolair Polda Banten dan kapal TNI AL.