Polisi Usut Ancaman Pembunuhan Susno jika Ada Laporan

Kompas.com - 11/01/2010, 13:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Bareskrim Mabes Polri Komisaris Jenderal Ito Sumardi mengatakan, kepolisian akan mengusut ancaman pembunuhan yang diterima oleh Komjen Susno Duadji lewat pesan singkat jika Susno membuat laporan ke polisi.

"Itu baru berita saja, kan belum dilaporkan. Tentunya kalau dilaporkan, kami akan melakukan penyelidikan," ucap Ito di Mabes Polri, Senin (11/1/2010), ketika ditanya perihal ancaman yang diterima Susno.

Ito menjelaskan, mengenai perlindungan dari Polri terhadap Susno setelah munculnya ancaman melalui SMS merupakan kewenangan Kepala Polri untuk memutuskan. Namun, dia menegaskan, seluruh anggota polisi harus siap menghadapi segala hal, termasuk ancaman.

"Saya kira semua sudah siap menghadapi segala sesuatu. Tidak perlulah ada pengawalan. Saya saja tidak dikawal sebagai Kabareskrim. Itu terserah bagaimana pimpinan saja. Saya kira kalau itu sudah ada aturannya. Yang mengatur ada bidangnya," jelas dia.

Pengawalan tersebut, kata Ito, ada prosedurnya. Kalau perwira tinggi yang bertugas di satu bidang ada potensi ancaman bisa dipertimbangkan, bisa diberikan. "Kalau tidak ya tidak. Kami tunggu pertimbangan dari Mabes Polri," kata Ito.

Wakil Divisi Humas Mabes Polri Brigjen (Pol) Sulistyo Ishak secara terpisah mengatakan, pihaknya meminta agar media tidak terbawa oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Kami berharap tidak terbawa dengan kemunculan SMS. Kan sumbernya kita tidak tahu. Bisa saja orang iseng kirim SMS dan sebagainya. Yang bisa melindungi diri kita kan diri kita sendiri. Bagaimanapun dijaga, kalau terjadi ya terjadi," ujar Sulistyo.

Seperti diwartakan, Susno mengaku menerima ancaman pembunuhan lewat pesan singkat (SMS). Isi ancamannya: Sekali lagi kau berani buka2 pada media, nyawa mu gentayangan, jgn ditanya cucu kesayangan mu.

Ancaman lain: Susno!!! Sekali lagi kau tampil di media atau koran, mampus kau. Kami tau cara cepat ngabisi mu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau