Xperia X2 Jadi Korban Pertama Nexus One

Kompas.com - 11/01/2010, 22:50 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Kehadiran Nexus One, ponsel rancangan Google, mulai menuai korban. Karena akan fokus memasarkan Nexus One, Vodafone membatalkan rencana merilis smartphone Xperia X2 buatan Sony Ericsson secara eksklusif di Inggris.

Xperia X2 yang berbasis Windows sedianya dirilis eksklusif oleh Vodafone di Inggris tahun lalu. Namun rencana tersebut tertunda bahkan akhirnya dihapus dari agenda kedatangan ponsel baru di website Vodafone Inggris.

"Vodafone Inggris tidak akan memasukkan Sony Ericsson X2. Jadwal peluncuran perangkat dengan Windows 6,5 itu ditunda menjelang Natal karena sejumlah masalah teknis dan kami telah mengambil keputusan untuk tidak meluncurkannya karena tidak lagi sesuai dengan rencana portofolio kami," demikian pernyataan yang dirilis Vodafone seperti dilansir situs Telegraph.

Selanjutnya, Vodafone akan lebih fokus pada perangkat smartphone yang menawarkan aplikasi lebih banyak. Terutama iPhone buatan Apple yang kini didukung tak kurang dari 120.000 aplikasi serta smartphone berbasis Android termasuk di dalmnya Nexus One yang telah didukung sekitar 20.000 aplikasi.

Pembatalan ini tentu membuat kecewa pihak Sony Ericsson karena Xperia X2 gagal dirilis di Inggris. Namun, di lain pihak Sony Ericsson menjanjikan perangkat yang lebih inovatif tahun ini. Perlu diketahui, Sony Ericsson juga tengah mengembangkan smartphone berbasis Android yang disebut-sebut dengan kode Rachael dan Xperia X10.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau