Anggota Polres Mimika Siaga di Kwamki Lama

Kompas.com - 11/01/2010, 23:24 WIB

TIMIKA, KOMPAS.com - Anggota Polres Mimika kini disiagakan di Kwamki Lama  untuk mencegah berlanjutnya aksi saling serang dua kelompok warga di wilayah itu. Penempatan anggota ini sebagai  respons atas warga setempat yang minta diterapkannya hukum positif.

"Kami akan posisikan anggota dan peralatan seperti saat ini dan tidak akan mengizinkan warga untuk terlibat perang lagi," kata Kapolres Mimika, saat bertemu warga Kwamki Lama, Senin.

ISagi mengharapkan warga Kwamki Lama mengubah paradigma pemikiran yang selalu mengedepantkan adat "nyawa ganti nyawa, gigi ganti gigi" dalam menyelesaikan berbagai persoalan di antara mereka.

Sebelumnya, kalangan DPRD Mimika mengimbau warga Kwamki Lama menghentikan aksi saling serang yang hanya akan menimbulkan kerugian bagi warga sendiri.
     
Salah satu warga kelompok atas Jalan Mambruk Kwamki Lama, Julius Agabal meminta aparat penegak hukum menegakkan hukum positif di Kwamki Lama. "Hukum positif harus berlaku di daerah ini. Jangan hargai hukum adat yang hanya membuat warga saling membunuh," pinta Julius kepada warga kelompoknya.

Pertikaian antardua kelompok warga di Kwamki Lama pecah sejak Senin (4/1) lalu mengakibatkan seorang warga tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Hingga saat ini warga kedua kubu masih terus berjaga-jaga dengan senjata tajam seperti panah, parang, tombak, katapel dan senapan angin.

Untuk mencegah kedua kelompok warga saling serang, polisi menempatkan sebuah mobil barakuda di tengah badan jalan yang memisahkan kedua kelompok warga Kwamki Lama.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau