JAKARTA, KOMPAS.com — Antasari mencurigai adanya pihak lain yang terlibat dalam persoalannya dengan Dirut PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen. Pihak ketiga ini, sebut Antasari, berusaha memanfaatkan situasi persoalan yang terjadi saat pertemuannya dengan Rani Juliani di Hotel Mahakam.
Awalnya, kata Antasari, ia curiga kepada Nasrudin yang melakukan SMS bernada ancaman kepada dirinya. Belakangan ia juga curiga ada pihak lain yang coba memanfaatkan situasi tersebut. "Saya yakin ada pihak ketiga yang memanfaatkan situasi," kata dia dalam persidangan di PN Jaksel, Selasa (12/1/2010).
Ia menceritakan, terkait persoalan pribadinya dengan Rani tersebut, ia menerima sejumlah SMS bernada ancaman, termasuk dari Nasrudin Zulkarnaen. Namun, ia tetap yakin ada pihak ketiga yang ikut campur pada persoalan ancaman ini.
Terlebih, setelah mengetahui Nasrudin meninggal pun, kata Antasari, ia masih sempat menerima SMS ancaman. "Karena kemudian, setelah Nasrudin meninggal, saya masih dua kali dapat SMS ancaman tindakan fisik," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang