Korut Ngotot Inginkan Perjanjian Damai

Kompas.com - 12/01/2010, 13:08 WIB

BEIJING, KOMPAS.com — Korea Utara tidak akan kembali ke negosiasi perlucutan senjata nuklir kecuali jika Amerika Serikat setuju membicarakan perjanjian damai dan penghapusan sanksi.

Seorang diplomat senior Korut mengatakan hal itu, Selasa (12/1/2010) seraya menambahkan bahwa pengabaian atas dua hal itu berarti tidak ada kemajuan. Sebelumnya, Pyongyang telah meminta diadakannya pembicaraan dengan AS dan negara-negara kuat dunia lain untuk mengakhiri secara formal Perang Korea tahun 1950-1953. Namun, Gedung Putih menegaskan, Korut harus melanjutkan negosiasi perlucutan nuklir yang telah berhenti sebelum proposal semacam itu dipertimbangkan.

Duta Besar Korut untuk China  Choe Jin Su mengatakan dalam sebuah jumpa pers yang jarang terjadi di Beijing bahwa akan ada kemajuan jika tuntutan negara komunis itu dipenuhi. Choe juga mengatakan, negosiasi yang melibatkan enam negara itu dapat berlanjut hanya jika sanksi terhadap Korut disingkirkan dan proposal pembicaraan perjanjian perdamaian diterima.

"Sebuah perjanjian damai dapat menghapus relasi permusuhan antara DPRK (Democratic People’s Republic of Korea) dengan AS dan secara cepat serta aktif memajukan perlucutan nuklir di Semenanjung Korea," kata Choe yang berbicara melalui penerjemah berbahasa Inggris dan China kepada sekelompok  kecil wartawan.

DPRK, nama resmi Korut, melakukan tes nuklir kedua pada Mei 2009. Tindakan itu memicu kecaman internasional dan sanksi terbaru dari PBB.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau