Trik Bertahan Saat Berhenti Merokok

Kompas.com - 12/01/2010, 15:45 WIB

KOMPAS.com - Mungkin berhenti merokok merupakan salah satu resolusi yang terus Anda cantumkan tiap tahun. Tetapi hingga kini Anda belum mau melepaskan diri dari benda satu ini.

Yang Anda butuhkan untuk berhenti merokok adalah menanamkan alasan yang kuat dalam pikiran Anda, mengapa Anda ingin berhenti merokok, mencari sejumlah kegiatan yang menyibukkan Anda, dan meninggalkan sementara teman-teman yang punya kebiasaan merokok. Ini penting, meskipun saat itu Anda berusaha tidak merokok, kemungkinan besar teman akan menawari Anda. Selain itu tidak perlu lagi mengurangi merokok; Anda harus berhenti total saat ini juga.

Berikut adalah cara yang dapat Anda lakukan untuk berhenti merokok:

1. Ingat setiap hari mengapa Anda berhenti merokok. Bertahanlah selama beberapa jam. Setiap kali Anda ingin kembali merokok, pikirkan kembali beberapa jam lalu ketika Anda membebaskan diri dari rokok.

2. Ajak pasangan, teman, saudara, atau tim penyuluh, untuk berbagi rasa dengan Anda.

3. Agar mulut Anda tidak merasa asam saat tidak menghisap rokok, kunyah potongan wortel mentah, brokoli, atau buah-buahan manis seperti pir dan apel. Dijamin, Anda bukan hanya berhenti merokok, tetapi juga kulit yang cantik.

4. Ikut program ataupun perhimpunan berhenti merokok. Anda bisa saling bertukar pengalaman dan saling mendukung.

5. Usahakan untuk mulai berolahraga atau olah pernafasan lainnya. Perokok biasanya punya nafas yang pendek, jadi Anda bisa memulai yoga dari sekarang. Jika ingin yang simpel, gunakan tangga sebagai olahraga pagi saat tiba di kantor.

6. Kuatkan niat Anda. Jangan biarkan hasil kerja keras Anda terbuang percuma dengan menghabiskan waktu yang Anda lewatkan dengan susah-payah hanya karena ingin kembali mencicipi sebatang rokok.

7. Hindari tempat-tempat, dan teman-teman yang ingin membuat Anda kembali merokok. Kalau Anda berhenti merokok, selera makan Anda akan membaik. Sebab merokok mengurangi nafsu makan dan menekan keinginan untuk makan. Dua minggu pertama adalah saat yang tersulit. Sebab saat itu tubuh akan memberikan reaksi akan keinginan nikotin. Anda seperti kecanduan ingin kembali menghisap rokok. Setelahnya, semua akan jadi lebih mudah.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau