JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono membantah salah satu kesaksian Robert Tantular, mantan pemegang saham kendali Bank Century.
Saat diperiksa Pansus Angket Bank Century kemarin, Robert mengatakan, salah satu pemicu kebangkrutan banknya adalah pengumuman Century kalah kliring sebesar Rp 5 miliar pada tanggal 13 November. Robert juga menyebutkan bahwa Bank Century merupakan "korban" dari ketergesa-gesaan BI. Namun, hal ini dibantah Boediono.
"Ada SOP, kalau ada bank yang tidak ikut kliring, diumumkan. Tapi tidak diumumkan di media. Silakan dicek," kata Boediono, saat diperiksa oleh Pansus Angket Bank Century, Selasa (12/1/2010) di Gedung DPR, Jakarta.
Robert, dalam kesaksiannya, mengungkapkan, pengumuman oleh BI itu mengakibatkan penarikan dana besar-besaran oleh nasabahnya pada 14 November sehingga menyulitkan kondisi Bank Century.