Tiga Pengprov Absen di Kejurnas

Kompas.com - 13/01/2010, 00:25 WIB

SURABAYA, Kompas.com - Tiga dari 33 Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (Pengprov PBSI) dipastikan absen di Kejuaraan Nasional 2009 yang berlangsung di GOR Sudirman Surabaya pada 26-30 Januari 2010.

Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas Budi Haryono usai rapat panitia di Surabaya, Selasa (12/1/10), menjelaskan ketiga provinsi yang tidak mengirimkan atletnya hingga batas akhir penutupan pendaftaran Senin (11/1), adalah Jambi, Sulawesi Barat, dan Maluku.

"Prosedur pendaftaran langsung ditangani Pengurus Besar PBSI di Jakarta dan dipastikan 30 provinsi akan ambil bagian," katanya.

Budi mengatakan, undian peserta kejuaraan bulu tangkis katagori perorangan kelompok dewasa dan taruna ini, rencananya dilaksanakan di Jakarta pada 18 Januari mendatang.

"Kami belum bisa memastikan total peserta yang akan tampil, karena nama-nama peserta masih direkap PBSI," tambahnya.

Humas Pengprov PBSI Jatim ini memastikan, seluruh pemain Pelatnas utama dan pratama akan berlaga di event kalender PB PBSI tersebut.

"Seluruh pemain Pelatnas dan pemain-pemain terbaik dari daerah akan turun sehingga persaingan akan sangat ketat," ujar Budi.

Kejurnas 2009 yang pelaksanaannya mundur pada 2010 ini rencananya dibuka Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso pada 25 Januari dalam acara "welcome party".

Sementara itu, tuan rumah Jatim yang tidak ingin dipermalukan di kandang sendiri, terus memantapkan persiapan para atletnya untuk menghadapi kejuaraan tersebut.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengprov PBSI Jatim, Ferry Stewart, mengatakan program latihan yang dijalani sebanyak 40 pemain anggota tim inti Jatim telah mencapai 90 persen dan tinggal menjalani latihan tahap akhir.

"Anak-anak berlatih intensif pada pagi dan sore. Selain latihan fisik dan teknik, mereka juga menjalani sparring partner untuk mengasah mental tanding. Sejauh ini hasilnya cukup bagus," katanya.

Ferry Stewart menambahkan pemain Jatim yang ada di Pelatnas, dijadwalkan akan bergabung dengan rekan-rekannya di Surabaya sekitar satu pekan menjelang kejurnas.

"Target kami minimal dapat satu gelar atau medali emas, tapi saya optimistis bisa lebih. Selain dari kelompok dewasa, kami juga berharap dari pemain-pemain taruna," tambah Ferry.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau