JAKARTA, KOMPAS.com — Pengamanan ketat menjadi hal yang lumrah ketika yang diperiksa adalah Wakil Presiden. Masyarakat bisa memahami, bagi pejabat puncak Tanah Air, ada standar pengamanan standar yang harus diikuti. Namun, pascateriakan "Boediono maling" kemarin, pengamanan memasuki ruang Pansus Angket Bank Century menjadi "luar biasa" ketat. Jika kemarin sejumlah pengunjung masih bisa membawa makanan dan minuman, Rabu (13/1/2010) ini dua bekal tersebut "diharamkan".
Pengamanan ini diberlakukan kepada semua pengunjung. Para wartawan pun ketiban "diamankan". Perbekalan makanan dan minuman tak boleh dibawa masuk. Alhasil, omelan pun keluar dari mereka.
"Emang kami mau ngapain sih dengan makanan dan minuman itu? Kami ini susah keluar buat cari makan minum, makanya bawa bekal," kata seorang wartawan radio, bersitegang dengan petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR.
Namun, mereka tetap tak diperbolehkan. Beberapa petugas yang melakukan pengecekan bahkan meminta seluruh isi tas dikeluarkan. "Kecurigaan yang berlebihan," celetuk salah seorang pengunjung.
Bahkan, petugas mengingatkan, jika sudah keluar dari ruang balkon yang diperuntukkan bagi wartawan dan masyarakat umum, tidak diperbolehkan masuk kembali.
Pengamanan yang berlebihan ini mendapatkan perhatian dari pimpinan pansus. Wakil Ketua Pansus Gayus Lumbuun langsung mengingatkan pamdal, "Kepada Pamdal, agar ruang balkon untuk peliput diberlakukan seperti biasa. Demikian juga untuk konsumsi yang bisa dibawa agar tidak ditahan," kata politisi PDI-P ini.
Sontak saja hal ini mendapat tepuk tangan dari para pengunjung rapat.
Kemarin, saat pemeriksaan terhadap Boediono, terjadi insiden teriakan "Boediono maling" oleh seorang aktivis KAPAK. Entahlah, mungkin ada kekhawatiran, insiden yang sama akan terulang kembali hari ini. Menteri Keuangan yang pernah menjabat Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan Sri Mulyani dijadwalkan menjalani pemeriksaan pagi ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang