Tak Ada Karpet Merah untuk Kalla...

Kompas.com - 14/01/2010, 10:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyambangi Gedung DPR, Jakarta, Kamis (14/1/2010), untuk bersaksi di hadapan Pansus Angket Kasus Bank Century. Tak ada sambutan khusus yang diterimanya. Pun karpet merah yang sempat dibentangkan kala mantan Gubernur BI yang sekarang menjabat Wakil Presiden Boediono datang untuk kepentingan yang sama. 

Tak ada pejabat DPR yang turut menyambutnya. Demikian juga pimpinan Pansus yang selalu dalam formasi lengkap saat menyambut Boediono. Yang terlihat hanya beberapa politisi Golkar loyalis Kalla, seperti Fahmi Idris, Yuddy Chrisnandi, dan para petinggi lain saat Kalla memimpin Golkar.

Kalla tiba tepat pukul 10.00. Dengan mengenakan kemeja putih, ia hanya tersenyum saat wartawan mengerubutinya untuk meminta komentar seputar kesaksiannya. "Komentar? Nanti sajalah," katanya.

Kehadiran Kalla di Rapat Pansus Angket Kasus Bank Century mendapat perhatian puluhan media. Puluhan wartawan sudah mengambil tempat di balkon ruangan pansus untuk meliput jalannya pemeriksaan. Pemeriksaan terhadap Kalla dilakukan dalam kapasitasnya sebagai wakil presiden saat keputusan bail out diambil. Dari kesaksiannya, Pansus mengharapkan banyak fakta baru yang terungkap.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau