Bambang Vs McD, Visi Kerap Tak Sejalan

Kompas.com - 14/01/2010, 11:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Jalan menuju damai antara Bambang Rachmadi dan McDonald's Co tampaknya memang berliku. Maklum, tampaknya kedua pihak memendam kekecewaan mendalam selama menjalin kerja sama.

Menurut Bambang, visi bisnis keduanya juga kerap tak selaras. Bambang sempat bersitegang dengan McD Co lantaran McD Co enggan menutup gerai McD yang merugi pascakrisis 1998. McD Co beralasan, gerai-gerai itu masih bisa bertahan.

Saat Bambang menduduki posisi presiden direktur di joint venture itu, beberapa kebijakan yang diambilnya juga sering kali mengecewakan pihak McD Co. Misalnya, keputusan Bambang untuk menggelar corporate social responsibility (CSR) McD dengan cara memberikan pelatihan bisnis bagi berbagai usaha mikro kecil menengah (UMKM) mendapat tentangan keras dari pihak McD Co.

Sedikitnya, 1.500 UMKM di Jawa dan Bali memperoleh pelatihan tentang pengelolaan usaha makanan ayam dan kentang goreng, kebersihan resto, serta strategi pengelolaan keuangan. "McD Co menganggap apa yang saya lakukan berpotensi menggerus pasar McD," cetus Bambang. Tetapi, Bambang pantang mundur.

Saat KONTAN mencoba menghubungi McD Co Rabu (13/1/2010), perusahaan makanan cepat saji asal Amerika Serikat itu tampak enggan berkomentar. "Saat ini McD Co belum bisa memberikan pernyataan," ujar juru bicara McD Co. (Nadia Citra Surya/Kontan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau