Transjakarta Busway Service Keeps Deteriorating

Kompas.com - 14/01/2010, 13:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - After six years of operations, the modern transportation mode of Transjakarta continues to deteriorate. The deterioration is apparent, among which from the increasing headway time (time between buses), the busway lane often violated by other vehicles, dirty shelters, and other infrastructure complaints.

The statement was made by Izzul Waro, researcher from the Transportation Study Institute, in a press conference, Jakarat, Thursday.

"In its sixth year a lot of (buses) are behind schedule. The problems are, among which, the congestion of passengers and the headway or time between buses which is stretching longer."

The poor Transjakarta service has diminished the people's anthusiasm to use this mode of mass transport. This, according to Izzul Waro, is proven from the fluctuations of the number of passengers in the last six months.

"From our empiric data, the passengers are also very resistant to the services of the Transjakarta public bus service."

In July 2009, the number of passengers reached 7,143 million, then in August and September it dropped to 6,474 million. Although the number raises in October and November.

Other problems dealing with the Transjakarta Busway are, among which, safety and security, dirty shelters, and the non-operational corridor 9 and 10 that have been prepared since two years ago.

"Since its launch, there have been five fire accidents on the busway, that means roughly one fire incident per year," Waro added.

The accident rate in the busway lane from time to time also increases. In 2007, there were 31 accidents, 66 in 2007, then quite a leap to 167 in 2008, and finally a big leap to 264 in 2009. (C14-09/C17-09)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau