Kencang, Tuntutan Benitez Mundur

Kompas.com - 15/01/2010, 03:55 WIB

LIVERPOOL, KAMIS - Liverpool semakin tenggelam dalam krisis yang dalam setelah tersingkir dari Piala FA, kalah 1-2 (1-0, 1-1) dari klub Divisi II, Reading, pada laga ulangan putaran ketiga di Anfield, Rabu (13/1) atau Kamis dini hari WIB. Suara-suara yang menuntut Pelatih Rafael Benitez mundur kian kencang.

 

Liverpool sebenarnya memimpin dulu melalui gol bunuh diri Ryan Bertrand yang terkena bola tendangan silang Steven Gerrard. Tim asuhan Pelatih Rafael Benitez itu masih memimpin saat waktu normal 90 menit habis.

Namun, saat injury time, Yossi Benayoun melanggar Shane Long di kotak penalti. Gylfi Sigurdsson sukses mengeksekusi penalti, sekaligus memaksakan laga harus ditambah dengan babak perpanjangan waktu.

Pada babak itulah, Liverpool tumbang setelah gol Shane Long menjebol gawang Liverpool pada menit ke-100. Dengan kekalahan itu, habis sudah peluang ”Merah” untuk merebut trofi domestik.

Mereka secara efektif telah tersingkir dari persaingan Liga Inggris, terdepak dari Piala Liga, dan Liga Champions. Satu-satunya peluang yang mereka miliki hanyalah Liga Eropa.

Setelah timnya kalah 1-2 dari Reading, suporter Liverpool yang biasanya loyal pada klub pujaan mereka tidak mampu menahan amarah. Mereka mencemooh pemain Liverpool saat meninggalkan lapangan dan mengantre untuk memberi komentar lewat radio, menuntut Benitez mundur.

”Dari cara bermain Liverpool, mereka sudah tidak bagus lagi. Mereka kalah 10 kali dari 20 laga terakhir. Dia (Benitez) seharusnya sudah mundur sejak lama,” kata Ronnie Whelan, mantan kapten Liverpool, kepada BBC Radio Five Live.

”Ini tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Tak ada lagi peningkatan performa tim,” ujar Mark Lawrenson, mantan bek Liverpool, kepada BBC. ”

Tak mau ambil pusing

Benitez sendiri tak mau ambil pusing soal masa depannya di Anfield. ”Akhirnya kami tidak lagi dalam kompetisi mana pun, jadi kami harus berpikir soal masa depan,” kata pelatih asal Spanyol yang menangani Liverpool sejak Juni 2004 itu.

Ia juga tak mau mengakui anggapan bahwa timnya tidak cukup bagus. ”Itu tergantung pada sudut pandang Anda, tetapi banyak hal yang tidak saya sukai. Jika kritik itu berimbang, tidak ada masalah. Apabila tidak, Anda bisa tak sepakat dengan kritik itu.”

”Apabila mereka memutuskan harus mengkritik, hal seperti itu telah berlangsung sejak tiga bulan lalu,” papar Benitez. Ia juga membantah, kegagalan demi kegagalan Liverpool akibat sikapnya yang terlalu bergantung pada striker Fernando Torres dan Steven Gerrard.

Pada laga itu, Torres ditarik keluar menit ke-30, Gerrard diistirahatkan di babak kedua. ”Kami bisa mencetak gol tanpa keduanya,” ujar Benitez. Pada partai lain, Newcastle memukul Plymouth 3-0. (AP/REUTERS/SAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau