LIVERPOOL, KAMIS -
Liverpool sebenarnya memimpin dulu melalui gol bunuh diri Ryan Bertrand yang terkena bola tendangan silang Steven Gerrard. Tim asuhan Pelatih Rafael Benitez itu masih memimpin saat waktu normal 90 menit habis.
Namun, saat
Pada babak itulah, Liverpool tumbang setelah gol Shane Long menjebol gawang Liverpool pada menit ke-100. Dengan kekalahan itu, habis sudah peluang ”Merah” untuk merebut trofi domestik.
Mereka secara efektif telah tersingkir dari persaingan Liga Inggris, terdepak dari Piala Liga, dan Liga Champions. Satu-satunya peluang yang mereka miliki hanyalah Liga Eropa.
Setelah timnya kalah 1-2 dari Reading, suporter Liverpool yang biasanya loyal pada klub pujaan mereka tidak mampu menahan amarah. Mereka mencemooh pemain Liverpool saat meninggalkan lapangan dan mengantre untuk memberi komentar lewat radio, menuntut Benitez mundur.
”Dari cara bermain Liverpool, mereka sudah tidak bagus lagi. Mereka kalah 10 kali dari 20 laga terakhir. Dia (Benitez) seharusnya sudah mundur sejak lama,” kata Ronnie Whelan, mantan kapten Liverpool, kepada BBC Radio Five Live.
”Ini tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Tak ada lagi peningkatan performa tim,” ujar Mark Lawrenson, mantan bek Liverpool, kepada BBC. ”
Benitez sendiri tak mau ambil pusing soal masa depannya di Anfield. ”Akhirnya kami tidak lagi dalam kompetisi mana pun, jadi kami harus berpikir soal masa depan,” kata pelatih asal Spanyol yang menangani Liverpool sejak Juni 2004 itu.
Ia juga tak mau mengakui anggapan bahwa timnya tidak cukup bagus. ”Itu tergantung pada sudut pandang Anda, tetapi banyak hal yang tidak saya sukai. Jika kritik itu berimbang, tidak ada masalah. Apabila tidak, Anda bisa tak sepakat dengan kritik itu.”
”Apabila mereka memutuskan harus mengkritik, hal seperti itu telah berlangsung sejak tiga bulan lalu,” papar Benitez. Ia juga membantah, kegagalan demi kegagalan Liverpool akibat sikapnya yang terlalu bergantung pada striker Fernando Torres dan Steven Gerrard.
Pada laga itu, Torres ditarik keluar menit ke-30, Gerrard diistirahatkan di babak kedua. ”Kami bisa mencetak gol tanpa keduanya,” ujar Benitez. Pada partai lain, Newcastle memukul Plymouth 3-0.