MANADO, KOMPAS.com — Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Utara Fredrik Rotinsulu di Manado, Jumat (15/1/2010), menyebutkan bahwa angka kunjungan turis asing mencapai 78.203 orang, tahun 2008 hanya sekitar 32.760 orang. Sementara angka kunjungan wisatawan nusantara mencapai 1.181.431 orang naik dari 409.065 orang pada tahun sebelumnya.
Akan tetapi, kenaikan tersebut tidak diimbangi dengan pembenahan infrastruktur pada sejumlah obyek wisata. Sulut memiliki 503 obyek wisata budaya, alam, dan laut.
Rotinsulu mengatakan, kenaikan angka kunjungan wisman dan wisnu itu terjadi pada lama tinggal dan jumlah uang yang dibelanjakan. Jika pada tahun 2008 lama tinggal tiga hari, kini menjadi empat hari, demikian juga uang yang dibelanjakan turis asing sekitar Rp 1,5 juta setiap hari per orang, sedangkan wisnu Rp 750.000 sehingga total uang yang dibelanjakan para turis asing dan lokal mencapai Rp 3,7 triliun.
Kenaikan angka kunjungan wisata itu dipicu oleh pelaksanaan Konferensi Kelautan Dunia pada Mei lalu, dilanjutkan Sail Bunaken pada Agustus.
Namun, Rotinsulu merasa yakin angka kunjungan wisman dan wisnu bertambah lebih banyak tahun 2010 dengan sejumlah kalender kegiatan internasional di bidang MICE dan wisata. Untuk MICE, Manado punya fasilitas tiga gedung convention yang dapat menampung 3.000 hingga 5.000 orang, katanya.
Ketua PHRI Sulut Johny Licke menilai, peluang pariwisata Sulut cukup besar pada tahun 2010, tetapi percuma jika kinerja pelaku pariwisata asal jadi. "Sesungguhnya, banyak turis mengeluh karena obyek-obyek pariwisata menarik tidak dilengkapi dengan infrastruktur jalan maupun transportasi yang layak, contohnya Bunaken," ujarnya.
Untuk menuju ke Bunaken, banyak turis mengeluh karena mobilitas angkutan laut yang minim sehingga pariwisata menjadi mahal. "Bayangkan jika setiap ke Bunaken harus mencarter perahu motor Rp 500.000 hingga Rp 1 juta sekali jalan," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang