Massa: Hubunganku dengan Alonso Baik

Kompas.com - 15/01/2010, 18:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Felipe Massa menepis rumor yang menyebutkan situasi di tim Ferrari bakal memanas ketika "The Prancing Horse" menggaet Fernando Alonso untuk menjadi tandemnya di Formula 1 (F1) 2010. Malah, pebalap asal Brasil ini mengatakan bahwa dirinya sangat senang dengan hubungan yang dibangun bersama rekan barunya tersebut.

"Semuanya berjalan dengan sangat baik," ungkap Massa, Jumat (15/1/2010). "Kami sudah mulai menjalin komunikasi dan banyak berbicara tentang mobil, serta apa yang harus dilakukan untuk memiliki mobil yang kompetitif."

"Sekarang saya sudah banyak berbicara dengan Fernando dibandingkan dengan tiga tahun bersama Kimi (Raikkonen). Barangkali ini tidak sulit karena Kimi lebih pendiam, meskipun saya juga bisa menjalin kerja sama yang bagus dengan Kimi. Karena itu, semuanya baik-baik saja. Saya pikir, kami bisa menjalin hubungan dengan sangat baik sehingga terjadi kerja sama yang bagus pula."

Memang, hadirnya Alonso yang digaet untuk menggantikan Raikkonen pasti menimbulkan friksi di dalam tim karena mereka (tim) harus memilih siapa yang bakal jadi nomor satu. Alonso, yang merupakan mantan juara dunia 2005 dan 2006, pasti tidak ingin "dianaktirikan" meskipun dia baru bergabung.

Namun, Massa menepis anggapan tersebut. Menurutnya, mereka akan menciptakan suasana yang harmonis di dalam tim.

"Saya pikir kami perlu kerja sama yang bagus, meskipun hal ini mungkin tidak akan positif baik untuk kami atau tim," ungkapnya. "Kami berada di tim yang sangat penting, kami tahu apa yang harus dilakukan, dan kami sadar jika bisa bekerja sama dengan baik serta profesional, maka kami bisa memiliki mobil yang bagus di trek."

"Saya benar-benar tidak berpikir bahwa nantinya akan ada yang 'panas', dan kami bisa bekerja sama dengan baik. Kami bisa membangun sebuah mobil yang hebat."

"Jujur, di trek saya pasti ingin berada di depan, begitu pun dengan dia. Tetapi itulah olahraga. Saya juga sangat termotivasi bahwa kami bersama-sama bisa berbuat yang lebih baik dan menghasilkan kerja yang bagus."

Munculnya anggapan bahwa Massa dan Alonso akan berseteru ini dilatarbelakangi oleh peristiwa masa lampau ketika mereka berada di tim yang berbeda. Pada tahun 2007, Massa dan Alonso sempat bersitegang karena terjadi insiden di lintasan saat balapan di Spanyol dan Jerman.

Kemudian, pada musim gugur lalu, Massa mengeluarkan komentar cukup pedas tentang skandal GP Singapura, di mana Renault menggunakan cara yang tidak terpuji untuk memenangkan Alonso. Waktu itu mereka menyuruh Nelson Piquet Jr menabrak dinding pembatas sehingga Alonso yang baru keluar dari pit stop bisa memenangkan lomba. Pada seri tersebut, Massa harus puas menjadi runner-up—jika di seri ini Massa yang juara, maka dia pasti menjadi juara dunia 2008.

"Tentang persoalan-persoalan itu kami sudah bicarakan bersama," ujarnya. "Sama seperti kamu berbicara kepada ibumu, dan semuanya menjadi normal kembali ketika kamu minta maaf. Secara pribadi saya tidak memiliki masalah, dan tidak ada perasaan negatif ataupun opini yang aneh tentang Fernando."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau