Asean basketball league

Taklukkan SM BritAma, Barracudas Buka Peluang ke Final Four

Kompas.com - 16/01/2010, 22:10 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Satria Muda BritAma harus mengakui keunggulan tuan rumah Brunei Barracudas dalam lanjutan ASEAN Basketball League (ABL), Sabtu (16/1/10). Pada pertandingan di Brunei Indoor Stadium, Bandar Seri Begawan, SM BritAma menyerah 81-85.

Hasil ini tak memengaruhi posisi SM BritAma di posisi dua klasemen sementara. Tetapi, kedudukan tim besutan Fictor Gideon Roring ini mulai mendapat ancaman serius dari dua rival terdekatnya, yaitu Singapore Slingers dan Barracudas.

Untuk sementara SM BritAma yang sudah melakoni 14 pertandingan mengumpulkan 22 poin, sama seperti Philippine Patriots yang memimpin klasemen dan baru bermain 13 kali. Mereka hanya unggul dua poin dari Slingers yang baru bermain 12 kali, dan terpaut tiga dari Barracudas (lihat klasemen).

Dengan demikian, tak ada pilihan bagi SM BritAma ketika melakoni partai pamungkas babak reguler ABL ini pada 23 Januari. Jika ingin mengamankan posisinya minimal di urutan dua, Mario Wuysang dan kawan-kawan harus menang saat menjamu KL Dragons di The BritAma Arena.

Memang, SM BritAma tak memikul beban yang berat lagi dalam lanjutan babak reguler ini. Pasalnya, juara Indonesian Basketball League (IBL) 2009 ini sudah meraih tiket babak final four, setelah sukses mengalahkan Barracudas pada putaran ke-13 (10 Januari) lalu.

Meskipun sudah maju ke final four, SM BritAma tetap bermain agresif. Terbukti, pelatih Fictor menurunkan formasi terbaiknya dengan memainkan Nakiea Miller, Mario Wuysang, Christian Sitepu, Youbel Sondakh dan Alexander Hartman, sebagai starter.

SM BritAma lebih dulu memimpin 3 poin setelah Miller menceploskan bola ke jaring tuan rumah. Tetapi tuan rumah yang bertarung all-out untuk mengejar kemenangan sehingga bisa meraih tiket final four, langsung bereaksi untuk menyamakan kedudukan.

Pertarungan pun berlangsung ketat dan seru karena terjadi kejar-mengejar poin hingga kedudukan imbang 20-20 saat kuarter pertama selesai. Di kuarter kedua, SM BritAma mengendalikan jalannya pertandingan, dan mampu melesakkan 22 poin untuk unggul 42-37.

Memasuki kuarter ketiga, Barracudas meningkatkan serangan dan memperkuat pertahanannya. Hanya dalam waktu lebih dari tiga menit, mereka sudah bisa menyamakan kedudukan, sebelum membalikkan keadaan. Kuarter ini Barracudas unggul 63-55.

Di kuarter terakhir, Barracudas terus mempertahankan momentum untuk mengamankan kemenangan yang sudah di depan mata dan saat pertandingan tersisa 2:27, mereka unggul 11 poin. SM BritAma sempat bangkit dan memangkas perbedaan menjadi hanya enam poin, saat pertandingan tersisa 30 detik. Tetapi Barracudas bisa keluar dari tekanan dan mengakhiri pertandingan dengan keunggulan 85-81.

Hasil ini membuat Barracudas bisa membalas dua kekalahan yang dialami sebelumnya. Pada 8 November di BritAma Arena, SM BritAma menang telak 97-62, dan pada pertemuan kedua 10 Januari lalu, SM BritAma kembali mendulang sukses dengan keunggulan 98-84.

Lebih dari itu, kemenangan juga mengantar Barracudas naik ke urutan empat, menggeser KL Dragons. Artinya, Barracudas untuk sementara memegang tiket terakhir babak playoff. (ABL)

- Klasemen sementara
                                         Main  Mng  Klh                     Poin
1. Philippine Patriots           13       9      4    928-871        22
2. Satria Muda BritAma     14        8      6   1052-1005    22
3. Singapore Slingers         12        8      4    875-834        20
4. Brunei Barracudas         13        6      7    1029-1052    19
5. KL Dragons                  13        5      8    945-1016      18
6. Thailand Tigers              13        3      10  944-995        16

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau