LIVERPOOL, KOMPAS.com - Pemain Everton, Steven Pienaar dan Louis Saha, mencetak gol yang mengantar Everton unggul 2-0 atas Manchester City pada babak pertama duel lanjutan Premier League, di Goodison Park, Sabtu (16/1/2010). Hasil ini membuat City terancam menelan kekalahan pertama semenjak ditangani pelatih Roberto Mancini.
Mancini melatih City sejak 19 Desember silam. Bersamanya, City telah mengarungi empat laga dan selalu menang. Mereka pun ingin menjadikan Everton sebagai korban kelima mereka. Sayang, jangankan memimpin, untuk sekadar mengimbangi permainan Everton saja, City kesulitan.
Memang, di menit-menit awal, City sempat menggebrak dan mencoba melakukan tekanan. Namun, setelah sempat memberikan ancaman tak berarti melalui Martin Petrov di menit kedua, City tak lagi mampu mengembangkan permainan dan lebih banyak bertahan.
Hal itu merupakan dampak dari soliditas dan rapinya koordinasi permainan Everton di setiap lini. Sementara barisan bek tampil disiplin, para gelandang dan penyerang mampu membangun permainan umpan-umpan pendek dan penguasaan bola Everton.
Perlahan namun pasti, Everton makin mendominasi permainan dan mulai rajin menebar ancaman ke gawang Shay Given. Sayang, buruknya penyelesaian akhir membuat sejumlah peluang emas terbuang sia-sia.
Meski begitu, Everton berusaha mempertahankan keunggulan performa mereka atas tim tamu. Kerja keras dan ketekunan itu akhirnya membuahkan keunggulan 1-0 berkat gol Steven Pienaar di menit ke-36. Dipercaya mengambil tendangan bebas, Pienaar mengirim bola ke sudut kanan bawah gawang Given.
Tak mau kehilangan momen, Everton melanjutkan intimidasi mereka kepada barisan belakang City. Gempuran Everton membuat bek City kalang kabut dan kehilangan fokus. Ketidaksiapan City berujung bencana penalti, menyusul pelanggaran Micah Richards kepada Louis Saha di menit ke-45.
Saat itu, Saha menguasai bola di kotak penalti. Richards yang mengawalnya terlihat menarik baju Saha. Wasit menyatakan pelanggaran dan menghadiahkan penalti kepada Everton.
Saha yang dipercaya melakukan eksekusi berhasil menunaikan tugas dengan baik. Sepakannya ke tengah gawang gagal dihalau oleh Given. Gol itu langsung disusul bunyi peluit turun minum.
Sepanjang babak pertama, Everton membukukan 53 persen penguasaan bola dan melepaskan lima tembakan tepat ke gawang dari sebelas usaha. City sendiri mampu membuat tiga peluang emas dari lima kali percobaan. (*)
Susunan pemain:
Everton: Howard; Baines, Distin, Heitinga, Neville; Bilyaletdinov, Pienaar, Fellaini, Donovan; Cahill, Saha
City: Given; Garrido, Kompany, Richards, Zabaleta; Bellamy, Barry, De Jong, Petrov; Tevez; Cruz