Liga spanyol

Valencia Bertekad Saingi Barca dan Real

Kompas.com - 17/01/2010, 03:01 WIB

Valencia, Sabtu - Valencia bertekad terus memanaskan persaingan dalam perebutan gelar juara La Liga dengan meraih poin penuh saat menghadapi Villarreal, Minggu (17/1). Pelatih Valencia Unai Emery menekankan pentingnya kemenangan pada pertandingan di Mestalla itu karena akan membuat papan atas semakin ketat.

Selain itu, kemenangan akan menjauhkan Valencia dari kejaran Villarreal dalam perebutan tiket Liga Champions. Valencia saat ini menempati peringkat ketiga klasemen di bawah Barcelona dan Real Madrid dengan 35 poin, unggul 12 poin dari Villarreal yang menempati peringkat ke-10.

”Kami memiliki pertandingan yang sangat penting menghadapi Villarreal. Kami tahu, mereka tengah berada dalam performa yang bagus. Mereka bisa mengatasi masalah yang membuat mereka terseok-seok pada awal musim, tetapi kini mereka tengah tampil bagus. Kami tahu, mereka adalah lawan sepadan kami dan kami ingin menggunakan kesempatan ini untuk menjauhkan jarak di klasemen,” kata Emery.

Emery memperingatkan para pemainnya agar selalu mewaspadai para pemain Villarreal. ”Villarreal mempunyai kemampuan untuk menciptakan bahaya lewat lini tengah sehingga kami harus lebih meningkatkan kewaspadaan di lini belakang,” ujarnya.

Emery juga menekankan agar para pemain segera melupakan kekalahan dari Deportivo La Coruna pada pertandingan Copa Del Rey. ”Pemain akan belajar untuk tidak melakukan kesalahan yang sama pada masa depan. Sekarang kami memiliki kompetisi lain, tempat kami masih bisa mencapai tujuan kami,” lanjut Emery.

Arti penting

Senada dengan Emery, bek tengah Villarreal, Diego Godin, menyatakan bahwa pertandingan ini memiliki arti yang lebih penting dari sekadar mendapatkan tiga poin. Pemain asal Uruguay ini mengatakan bahwa segalanya bisa terjadi pada pertandingan tersebut. Ia juga menegaskan, timnya akan mencoba untuk mendapatkan tiga poin penuh meski bermain di kandang lawan.

Menurut Godin, kemenangan akan menghapus kekecewaan Villarreal yang juga tersingkir dari Copa Del Rey setelah kalah dari Celta Vigo. ”Pertandingan ini selalu lebih dari sekadar mendapatkan tiga poin,” kata Godin. ”Segalanya bisa terjadi. Ini selalu menjadi partai yang sangat khusus, terutama pada saat seperti ini, saat kedua tim tengah dilanda kekecewaan setelah tersingkir dari Copa,” tutur Godin.

Godin mengakui, sangat sulit untuk mengalahkan Valencia, apalagi di Mestalla. ”Tidak diragukan lagi, Valencia adalah salah satu tim terkuat di liga. Mereka adalah tim yang memiliki pemain hebat, seperti (David) Villa, yang sungguh sangat berbahaya. Kami tidak takut siapa pun, tetapi pasti Villa adalah striker yang harus kami waspadai,” ujar Godin.

Partai krusial

Sementara itu, Deportivo La Coruna yang kini berada di posisi keempat juga menjalani partai krusial menghadapi tim peringkat kelima, Mallorca. Bek Deportivo, Manuel Pablo, bertekad mengakhiri rekor gemilang Mallorca, yang memenangi 10 pertandingan di kandang sendiri musim ini dan hanya kebobolan empat gol.

”Kedua tim tengah tampil bagus dan kami berusaha untuk tetap di atas Mallorca,” kata Pablo. ”Apa yang mereka lakukan di kandang sungguh luar biasa, kami akan berusaha untuk mengakhirinya.” (ap/afp/ray)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau