21 Negara Laporkan Warganya Tewas, Luka dan Hilang

Kompas.com - 17/01/2010, 21:19 WIB

PORT-AU-PRINCE, KOMPAS.com - Memasuki hari kelima pasca bencana gempa bumi 7 SR, yang melanda Haiti, beberapa negara mulai mendata dan melaporkan warga negaranya yang meninggal, terluka, maupun hilang.

Ada sekitar 21 negara yang memberi data sementara korban meninggal, terluka, maupun hilang. Antigua and Barbados, melaporkan dua warganya hilang. Warganegara Australia satu meninggal dunia. Brasilia 15 warganya meninggal, lima dikabarkan hilang.

Kanada melaporkan tujuh orang meninggal dunia, 1.362 orang hilang. Chili kehilangan empat warganegaranya. Kostarika dua orang hilang. Denmark satu orang relawan PBB hilang.

Republik Dominika melaporkan enam orang warganya tewas. El Salvador satu warganya hilang. Perancis melaporkan 12 warganegaranya meninggal, namun pihak pemerintah memperkirakan jumlah warga negara perancis yang tewas bisa menjadi 20-30 orang.

Germany melaporkan satu orang tewas, sekitar 30 orang diperkirakan hilang. Negara Italia memastikan satu warganya tewas, namun kemungkinan masih bertambah sekitar tiga orang tewas, ini menunggu konfirmasi, masih ada 10 orang yang belum terdata.

Mexico melaporkan satu orang meninggal, sementara sekitar 40 hingga 80 warganegara Meksiko, yang tinggal di Haiti, dilaporkan tidak jelas nasibnya. Belanda melaporkan tiga warganya terluka, termasuk anak-anak, sementara 18 orang dinyatakan hilang.

Peru melaporkan satu orang tewas. Polandia melaporkan empat warganya hilang. Spanyol melaporkan dua warganya tewas dan sekitar 24 orang belum terdata apakah tewas atau hilang.

Tunisia hingga saat ini baru menyatakan satu warganya tewas yaitu pimpinan misi perdamaian PBB di Haiti, Hedi Annabi.

Amerika Serikat melaporkan 15 orang tewas, sementara tiga karyawan pemerintah AS dinyatakan hilang. Ada sekitar 45,000 lebih warganegara Amerika berada di negara ini.

Uruguay melaporkan tiga warganya hilang. PBB melaporkan 30 orang sukarelawan perdamaian tewas, sementara sekitar 330 lebih dikabarkan hilang. Data yang dirilis PBB merupakan data sementara, karena ada kemungkinan data tersebut masuk kedalam hitungan negara masing-masing.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau