Ferguson: City Punya Uang, MU Punya Tradisi

Kompas.com - 18/01/2010, 02:21 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com — Pelatih Manchester United (MU) Alex Ferguson mengatakan, meski Manchester City mampu membeli siapa saja yang mereka mau, itu tak lantas membuat mereka bisa menguasai kota Manchester. Menurut dia, MU punya tradisi mampu mengatasi berbagai masalah dan menjadi juara.

"Melihat uang yang mereka miliki, segalanya mungkin. Saya pernah membaca berita bahwa mereka akan mengajukan penawaran untuk (penyerang Barcelona, Lionel) Messi. Mereka bisa menawarkan satu triliun untuk Messi dan ini tak memengaruhi mereka. Saya sendiri cukup bahagia dan bangga dengan sejarah kami. Kami bisa mengatasi segalanya," ungkap Ferguson.

Pernyataan itu berkaitan dengan kekuatan uang yang digunakan City untuk membentuk tim berisi pemain-pemain top. Sejumlah kalangan menilai, City berpotensi mengancam kekuasaan MU atas kota Manchester. Apalagi, MU sendiri kini dibebat masalah utang yang membuat mereka sulit mendatangkan pemain baru untuk menjaga stabilitas dan konsistensi permainan tim di berbagai kompetisi.

Menurut Daily Mail, untuk mengatasi keadaan, MU berniat  menjual sejumlah pemain guna mengatasi krisis keuangan klub dan menambah anggaran transfer. Ferguson berencana menjual gelandang Nani dan kiper Ben Foster. Hasil penjualan akan digunakan untuk membeli gelandang West Ham, Valon Behrami, dan bek Sao Paolo, Joao Miranda. (DM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau