Pemprov Jatim Paparkan Program 100 Hari kepada Presiden

Kompas.com - 18/01/2010, 09:23 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ibu Negara Ani Yudhoyono dijadwalkan berkunjung ke Jawa Timur selama dua hari, 18-19 Januari 2010. Dalam kunjungan tersebut, Presiden akan menyaksikan pemaparan pelaksanaan program kerja 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu II oleh Pemprov Jatim yang disampaikan Gubernur Jatim Soekarwo di halaman Terminal Kertonegoro, Kabupaten Ngawi, Senin (18/1/2010).

Selanjutnya, Presiden akan mengikuti penghijauan di Waduk Widas, Saradan, Madiun, dan membuka Rapat Kerja Nasional VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia di pendapa Kabupaten Madiun.

Demikian disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim Gunarto, Senin di Surabaya. Kegiatan diawali dengan penanaman penghijauan di Waduk Widas, Madiun. "Selain menanam pohon, dalam kesempatan ini Presiden juga akan menebar 100.000 bibit ikan," paparnya.

Setelah itu, Presiden akan menyaksikan pemaparan pelaksanaan program 100 hari KIB II, penandatanganan MOU antara Pemprov Jatim dengan TNI dan Polri dalam pembangunan rumah tinggal layak huni bagi masyarakat miskin dan nelayan di kepulauan, serta program penebaran benih tanaman melalui udara (aero seeding).

Dalam pemaparannya, Pemprov Jatim mengklaim telah melaksanakan 15 program strategis sesuai dengan kebijakan Presiden. Program itu di antaranya meningkatkan daya listrik, meningkatkan produksi dan ketahanan pangan, revitalisasi pabrik pupuk dan gula, pembangunan infrastruktur, hingga pemberian kredit usaha kecil dan menengah. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau