KABUL, KOMPAS.com — Sedikitnya lima orang tewas dalam pertempuran sengit selama tiga jam antara militan Taliban dan tentara Afganistan di pusat kota Kabul, Senin (18/1/2010). Kondisi Kabul kini terkendali dan pulih setelah penduduk kota dilanda ketakutan.
"Musuh-musuh rakyat Afganistan melancarkan serangan-serangan hari ini, yang menimbulkan ketakutan di kalangan penduduk," kata Presiden Afganistan Hamid Karzai dalam sebuah pernyataan.
"Presiden mengutuk serangan-serangan teroris ini dan menginstruksikan pihak keamanan untuk meningkatkan keamanan di kota dan melakukan tindakan untuk menangkap mereka yang bertanggung jawab atas serangan-serangan kejam dan tidak patriotik ini," lanjut pernyataan tersebut.
"Presiden kembali menjamin penduduk bahwa pemerintah bertanggung jawab atas keamanan jiwa dan aset-aset mereka, dan tidak akan segan-segan melakukan tindakan menyangkut hal ini."
Sebelumnya, juru bicara Kementerian Kesehatan mengatakan, paling tidak 18 orang cedera dalam kontak senjata yang meletus antara gerilyawan Taliban dan pasukan keamanan di tengah kota Kabul itu. Taliban melancarkan serangkaian serangan ke gedung-gedung pemerintah dan pusat-pusat perbelanjaan di kota itu, yang memicu pertempuran dengan pasukan keamanan. Seorang juru bicara Kementerian Dalam Negeri mengatakan, dua pengebom meledakkan bom yang dililit di badan mereka dan dua lainnya tewas dalam baku tembak.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang