Siang Ini, Pansus Hadirkan Saksi Kunci dari LPS

Kompas.com - 19/01/2010, 11:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Dua saksi utama dari Lembaga Penjamin Simpanan akan menjalani pemeriksaan oleh Pansus Angket Kasus Bank Century pada Selasa (19/1/2010) pukul 13.00. Mereka adalah Kepala Eksekutif LPS Firdaus dan Komisioner LPS, Roedjito. Wakil Ketua Pansus Angket Kasus Bank Century Mahfudz Siddiq menyebut keduanya sebagai saksi kunci.

Mahfudz memaparkan, dari keduanya diharapkan pansus mendapatkan informasi mengenai model penghitungan yang digunakan LPS untuk memutuskan pemberian dana penyelamatan bagi Bank Century.

"Dua saksi yang diperiksa hari ini kita katakan sebagai saksi kunci dan utama. Kami akan menyelidiki, mengapa LPS pada rapat KSSK awal tidak punya rancangan komprehensif soal estimasi biaya talangan. Seharusnya, LPS punya perhitungan yang pas. Yang terjadi, membengkak sampai lebih dari 10 kali lipat," kata Mahfudz di Gedung DPR, Jakarta, pagi ini.

Proses tahapan pengucuran dana penyertaan modal sementara (PMS) juga akan menjadi materi yang akan digali dari Firdaus dan Roedjito. "Pansus juga akan fokus pada kesimpulan BPK bahwa penurunan dana yang dikucurkan akhir 2009 tidak punya dasar. Akan tanya dasarnya apa," ujarnya.

Keterangan LPS mengenai status dana yang dikucurkannya juga menjadi penting untuk dikonfirmasi. Status dana yang dimaksud adalah, apakah dana tersebut merupakan keuangan negara atau bukan. Menurut Mahfudz, sejumlah saksi yang diperiksa sebelumnya mencoba mengaburkan jawaban ketika ditanyakan mengenai hal ini.

"Padahal, status uang negara atau bukan menjadi sangat penting. Kami berharap nanti ada keterangan mengenai hal ini," ujarnya.

Setelah hari ini, pemeriksaan terhadap saksi utama dinyatakan selesai. Akan tetapi, pansus tak menutup kemungkinan akan kembali memanggil saksi yang sudah pernah diperiksa. Sementara itu, agenda konfrontasi juga akan segera dijadwalkan. Kemungkinan, hal itu akan dilangsungkan pekan depan atau dua pekan mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau