Argentina Kembali Klaim Malvinas, Inggris Berang

Kompas.com - 19/01/2010, 12:03 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Inggris menolak klaim paling akhir Argentina atas Kepulauan Falkland (Malvinas). Bulan lalu Argentina mengesahkan peraturan yang berkaitan dengan klaim atas Falkland (Malvinas) dan beberapa wilayah lain di sekitarnya.

Namun, pejabat senior di Kantor Urusan Luar Negeri Inggris, Chris Bryant, Senin (18/1/2010), mengatakan, Inggris tak ragu mengenai kedaulatannya atas kepulauan itu. Inggris dan Argentina tahun 1982 terlibat dalam perang singkat yang berakhir dengan kekalahan Argentina sebagai ujung dari diplomasi yang buntu atas sengketa terkait status kepulauan tersebut.

"Inggris dengan tegas menolak pemberlakuan dan pengumuman Hukum Argentina 26.552,9 pada Desember 2009," kata Bryant dalam pernyataan tertulis.

Menurut Bryant, Falkland (Malvinas), bersama dengan Kepulauan South Sandwich, South Georgia dan perairan di sekitarnya, serta British Antartic Territory, berada di dalam kedaulatan Inggris. Kantor Urusan Luar Negeri menyampaikan pesan kepada kuasa usaha Argentina di London guna menyampaikan secara terperinci penolakan Inggris atas klaim tersebut. Selain mengesahkan peraturan tersebut, Desember, Pemerintah Argentina kembali menyampaikan klaimnya pada 3 Januari mengenai kedaulatan atas Falkland (Malvinas) pada peringatan ke-177 pendudukan Inggris atas kepulauan itu.

Argentina dan Inggris terlibat dalam perang untuk merebut Kepulauan Falkland, yang dalam bahasa Spanyol dikenal sebagai Las Malvinas, selama 74 hari dalam konflik yang menewaskan 649 orang Argentina dan 255 orang Inggris.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau