Seorang Pria Meninggal Setelah Nonton "Avatar"

Kompas.com - 19/01/2010, 16:45 WIB

TAIWAN, KOMPAS.com — Avatar, film garapan sutradara James Cameron, menelan korban jiwa. Mr Kuo (42), sebut saja begitu, menjadi korban pertamanya. Ia diduga kuat meninggal setelah sempat terserang stroke saat menyaksikan aksi aktor Sam Worthington di Negeri Pandora itu.

Pihak dokter rumah sakit menengarai, serangan stroke yang dialami Mr Kuo dipicu oleh kegembiraan yang berlebihan akibat menyaksikan film sci-fi berformat 3D itu. Berdasarkan catatan medisnya, Mr Kuo telah cukup lama mengidap penyakit tekanan darah tinggi.

Demam film Avatar memang tengah melanda publik dunia, termasuk di Taiwan.  Rasa penasaran itulah yang membuat Mr Kuo terobsesi melihat kedahsyatan panorama alam Pandora di film tersebut. Awal bulan ini, dia menontonnya di sebuah bioskop di kawasan utara kota Hsinchu.

Saat film Avatar berlangsung, Mr Kuo malah mengeluhkan sakit hingga pingsan. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit dan dirawat selama 11 hari di rumah sakit The Nan Men General Hospital.

Berdasarkan hasil pemeriksaan ST scan diketahui, Mr Kuo mengalami pendarahan di bagian otaknya. "Ada gejala ke arah sana. Mungkin dia terlalu bahagia saat menonton film tersebut," ujar petugas kamar darurat Peng Chin-chih.

Diberitakan surat kabar The China Times, kejadian tersebut merupakan kabar kematian yang pertama terkait film Avatar.

Sebelumnya, sejumlah penonton lewat situs blog film mengutarakan keluhannya seusai menonton film berformat 3D itu, mulai dari merasakan sakit kepala, puyeng, mual-mual, hingga mata terasa rabun. (NEWS.COM/EH)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau