Pemerintah China Mengeksekusi Dua Mafia Besar

Kompas.com - 19/01/2010, 17:13 WIB

BEIJING, KOMPAS.com — Pemerintah China pada Selasa (19/1/2010) telah mengeksekusi mati dua mafia dalam upaya pemberantasan kejahatan terorganisasi yang sangat meresahkan di barat daya Chongqing. Demikian laporan media pemerintah.

Menurut China News Service, terpidana hukuman mati itu diidentifikasi sebagai Yang Tianqing dan Liu Chenghu. Dua nama ini sempat diberitakan media pada bulan Oktober 2009.

Selama bertahun-tahun, Yang diberitakan mengelola sebuah jaringan kejahatan di Chongqing, salah satu kota besar dengan penduduk lebih dari 30 juta orang.

"Yang melakukan pembunuhan, penganiayaan, pemerasan, rentenir, pemalsuan kartu identitas, dan berbagai kejahatan lainnya," katanya.

Sementara itu, menurut laporan pemerintah, yang mengutip Pengadilan Mahkamah Agung Rakyat di Chongqing, Liu merupakan salah satu pengikut setia Yang.

Menurut laporan media, ada enam orang yang pada bulan Oktober 2009 telah dijatuhi hukuman mati. Dua dari mereka mendapat penangguhan hukuman mati selama dua tahun. Sementara itu, lima anggota mafia lainnya divonis penjara antara 11 tahun dan seumur hidup.

Pemerintah China juga berhasil membongkar bisnis mafia bawah tanah yang sangat memprihatinkan di Chongqing, mencakup bisnis kotor prostitusi, transaksi seks, perjudian, dan korupsi.

"Sekitar 1.500 tersangka yang terlibat jaringan mafia terorganisasi ini telah ditahan di Chongqing. Mereka termasuk 14 petugas penegak hukum senior yang diduga terlibat," kata para pejabat.

Di antaranya, ada nama besar Wen Qiang, pejabat senior di pengadilan Chongqing, yang telah bekerja 16 tahun di kepolisian. Ia diciduk dengan tuduhan melindungi jaringan mafia dan melakukan kolusi dengan mereka.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau