MU Batasi Pemain Pakai Twitter dan Facebook

Kompas.com - 21/01/2010, 02:41 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com - Larangan pemanfaatan situs jejaring sosial tidak hanya menjadi isu di Indonesia. Kesebelasan Manchester United di Inggris juga membatasi para pemainnya menggunakan manfaat dunia maya itu.

Dalam situs manutd.com, klub raksasa Liga Inggris itu menyatakan, "Klub ingin memperjelas bahwa tidak seorang pun pemain Manchester United mengelola profil personal di situs jejaring sosial."

"Penggemar yang menemukan halaman web apa pun yan mengaku ditulis oleh pemain United lebih baik mencurigainya. Setiap pemberitaan resmi berkait Manchester United atau pemainnya akan diberitahukan lewat ManUtd.com," lanjut pernyataan tersebut.

The Telegraph mengungkapkan, sebelumnya pemain-pemain seperti Ryan Giggs, Darren Fletcher, dan Wayne Rooney memiliki akun Twitter. Gigss dan Rio Ferdinand serta Wes Brown juga punya akun di Facebook. Namun, akun-akun tersebut kini sudah ditutup.

"Bukan kami yang menutupnya," kata juru bicara MU kepada BBC News. "Kami tidak ingin menyetop pemain melakukan apa yang ingin mereka lakukan di waktu luang. Namun, kami sarankan kepada pemain kami, terutama pemain muda, untuk berhati-hati."

Pembatasan ini bisa jadi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang terjadi di beberapa klub Premier League. Sebelum ini, pemain Darren Bent pernah menyerang Kepala Tottenham Hotspur Daniel Levy melalui Twitter perihal proses transfernya ke Sunderland. Belum lama ini Pelatih Liverpool Rafael Benitez juga dipusingkan oleh ulah Ryan Babel yang menuliskan kekesalannya karena dibangkucadangkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau