WASHINGTON, KOMPAS.com — Apple Inc berniat mengganti mesin pencari untuk iPhone. Saat ini, Apple sedang dalam pembicaraan serius dengan Microsoft Corp untuk mengganti Google dengan Bing Microsoft. Menurut sumber anonim Bloomberg yang mengetahui masalah ini, diskusi ini mencerminkan persaingan yang bakal terjadi antara Apple dan Google. Maklum, Google berencana meluncurkan ponsel sendiri bulan ini dengan menawarkan sistem operasi mobile bernama Android.
"Sejauh ini, kesepakatan mungkin akan mengancam Google, tapi akan lebih baik untuk Apple," kata James McQuivey, peneliti Forrester Research Inc, Cambrige. Apple bisa mendapat keuntungan lebih banyak dari kerja sama dengan Microsoft ini ketimbang Google. Sebab, menurut sumber itu, Microsoft mungkin bersedia untuk berbagai lebih banyak pendapatan dengan Apple. Dari mesin pencari, baik Google maupun Microsoft mendapat pendapatan dari iklan yang ditempatkan di samping hasil pencarian.
Bila kesepakatan ini berhasil, Microsoft punya peluang untuk memperbesar pangsa pasar mesin pencarinya. Menurut hasil riset Nielsen Co, dari seluruh pengguna ponsel yang menggunakan mesin pencari ini, 86 persen merupakan pengguna Google. Adapun pengguna Bing baru mencapai 11 persen.
Hanya, sejauh ini belum ada keterangan dari pihak perusahaan. Baik Frank Shaw selaku juru bicara Microsoft, maupun Katie Cotton selaku juru bicara Apple menolak memberikan komentar. Begitu pula dengan juru bicara Google, dia menolak memberikan komentar soal masalah ini. (KONTAN/J. Ani Kristanti)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang