JAKARTA, KOMPAS.com - Bobolnya ATm milik nasabah beberapa bank rupanya berimbas ke Bursa Efek Indoensia Kamis (21/1/2010). Saham-saham perbankan menekan Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan hari ini.
IHSG berakhir di posisi 2.638,282, setelah melorot 1,19 persen atau 28,176 poin. Sektor perbankan yang terpuruk 1,92 persen dan pertambangan yang melemah 1,19 persen memimpin tenggelamnya indeks di jalur negatif.
Sementara indeks Kompas100 melemah 1,23 persen, Indeks LQ45 terpuruk 1,32 persen serta Jakarta Islamic Index terkoreksi 1,03 persen.
Pada perdagangan hari ini terdapat 106 saham turun, 59 saham naik dan 76 saham stagnan. Adapun nilai transaksi mencapai Rp 3,739 triliun dari 77.439 kali trasnsaksi dengan volume 3,841 miliar saham.
Beberapa saham bank yang terkena aksi pembobolan ATM seperti Bank BCA (BBCA merosot 3,47 persen, kemudian Bank BNI (BBNI) melemah 1,010 persen, Bank BR (BBRI) turun 2,47 persen, serta Bank Mandiri (BMRI) terkoreksi 3,09 persen.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang