55% Pria Tak Puas dengan Ukuran Mr P-nya

Kompas.com - 21/01/2010, 19:23 WIB

KOMPAS.com - Kebanyakan pria memusingkan ukuran "properti"-nya. Tak sedikit pria yang merasa rendah diri ketika menyangkut hal tersebut.

Situs askmen.com menanyakan kepada 50.000 pria dan wanita mengenai ukuran dan kepuasan. Para relawan ditanya mengenai kepuasan para wanita terhadap ukuran penis pasangannya, dan hasilnya, sebanyak 85 persen wanita merasa puas akan ukuran penis pasangannya. Namun, hanya 55 persen pria yang puas dengan ukurannya sendiri. Artinya, para wanita lebih memaklumi keadaan penis pasangannya, dan tidak merasa kesulitan untuk menikmatinya.

Memangnya, berapa sih ukuran normal penis seorang pria? Dan, seberapa besar pengaruh ukuran penis terhadap kepuasaan seksual wanita?

Dikutip dari netdoctor.co.uk, ukuran rata-rata penis pria yang tidak sedang ereksi adalah di kisaran 8,5 cm-10,5 cm dari ujung hingga pangkal. Sementara situs konseling.net, mengatakan bahwa menurut penelitian yang dilakukan di Singapura pada tahun 2000, secara rata-rata, ukuran penis pria saat tidak ereksi sekitar 8 cm, dan saat ereksi, bertambah menjadi sekitar 12 cm. Untuk ukuran lingkar penis (bukan diameter) kala tidak ereksi sekitar 8,5 cm, dan menjadi 11 cm saat ereksi.

Sama seperti payudara wanita, setiap penis juga memiliki karakteristik berbeda, dan tak ada konsensus mengenai berapa ukuran penis yang ideal. Bagi wanita, vagina merupakan organ tubuh yang cukup mudah beradaptasi dengan berapa pun ukuran penis. Tak ada penelitian yang mengatakan bahwa semakin besar ukuran penis, makin tinggi pula kenikmatan yang dirasakan wanita. Jika ditanyakan mana yang lebih penting, ukuran atau kemampuan (skill), wanita pasti akan menjawab, lebih penting kemampuan (skill) ketimbang ukuran penis.

Menurut askmen.com dan netdoctor.com, ukuran vagina wanita yang belum pernah mengandung adalah sekitar 7,5 cm dalam keadaan biasa, sementara ketika sedang terangsang, bisa mengembang hingga 10 cm. Vagina merupakan organ yang memiliki kemampuan mengembang jika ada benda berukuran cukup besar masuk ke dalamnya secara perlahan. Namun, meski ada penis yang berukuran besar sekalipun, hal tersebut tak akan terlalu berpengaruh terhadap kepuasan wanita. Karena di dalam vagina, hanya sepertiga pintu vagina yang memiliki ujung saraf yang bisa merasakan sensasi kepuasan. Menurut survei, 90 persen wanita lebih memilih penis yang tebal ketimbang panjang karena penis yang panjang tidak memiliki banyak perbedaan dalam kepuasan seksual.

Nah, jika Anda memiliki pasangan yang  tidak percaya diri akan ukurannya, katakan padanya bahwa Anda menikmati "properti"-nya apa adanya. Yang penting, ia bisa memuaskan Anda dengan kemampuannya (skill) dalam membawa Anda menikmati momen intim bersamanya -baik dari segi foreplay, teknik, posisi, dan visual.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau