ANKARA, KOMPAS.com — Polisi Turki, berdasarkan laporan media masa, telah menahan sekitar 120 tersangka teroris yang terkait jaringan Al Qaeda.
Kantor berita milik negara, Anatolia, yang mengutip seorang pejabat Turki, Jumat, melaporkan bahwa para tersangka yang ditahan itu terjaring dalam penyergapan secara serempak di 16 provinsi. Televisi swasta NTV mengatakan, sedikitnya 120 orang telah diinterogasi.
Anatolia melaporkan, di antara mereka yang ditahan ada seorang dosen di sebuah universitas di Kota Van, timur Turki. Ia menjadi tersangka yang merekrut para mahasiswa dan orang-orang lain lalu mengirim mereka untuk mengikuti latihan di Afganistan.
Milisi Islam lokal yang terkait jaringan Al Qaeda melakukan serangan bom bunuh diri di Istanbul tahun 2003. Sebanyak 58 orang tewas dalam serangan itu. Adapun Al Qaeda hanya mendapat sedikit tempat di Turki.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang