Polda Kaltim Tahan 2 Pembobol Rekening

Kompas.com - 22/01/2010, 19:01 WIB

SAMARINDA, KOMPAS.com — Tim dari Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menangkap 2 tersangka pembobol rekening nasabah bank di Kota Samarinda, Jumat (22/1/2010). Keduanya ditahan di Kantor Kepolisian Kota Besar Samarinda.

Kepala Bidang Humas Polda Kaltim Komisaris Besar Antonius Wisnu Sutirta membenarkan informasi itu saat dikonfirmasi pada Jumat siang. Namun, dia enggan mengungkapkan informasi lebih jauh sebab polisi masih mengejar anggota sindikat pembobol rekening lainnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Kantor Poltabes Samarinda, kedua orang yang dimaksud ditangkap sekitar pukul 09.00 Wita. Kedua tersangka dikabarkan berhasil menggasak simpanan nasabah sekitar Rp 5 miliar.

Namun, polisi enggan mengungkap jumlah nasabah dan nama-nama bank yang menjadi korban dan identitas tersangka. "Masih pengembangan," kata Komisaris Besar Wisnu Sutirta.

Kepala Polda Kaltim Inspektur Jenderal Matheus Salempang ketika berada di Samarinda pada Kamis lalu sempat ditanya pers seputar pembobolan rekening bank. Dia mengatakan, salah satu kasus yang pernah diungkap Poltabes Samarinda adalah pembobolan rekening nasabah Bank Permata pada 2009.

Terkait dengan pembobolan di Jakarta dan Bali, lanjut Matheus, jajaran Polri se-Kaltim diperintahkan untuk mempelajari modus operandi kejahatan itu. "Itu arahan dari Mabes Polri dan kami pelajari betul agar jangan lagi terjadi di sini," katanya.

Matheus mengatakan, untuk mencegah terulangnya pembobolan itu, patroli dan pengawasan di anjungan tunai mandiri (ATM) dan bank-bank bakal ditingkatkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau