Malaysia terbuka super series

Alvent/Hendra AG ke Semifinal, Chong Wei Susah Payah

Kompas.com - 22/01/2010, 21:49 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Ganda putra Indonesia Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan menguak asa untuk meraih gelar di turnamen bulu  tangkis Malaysia Terbuka Super Series. Mantan pasangan Pelatnas Cipayung yang menjadi unggulan keempat turnamen ini maju ke semifinal, setelah mengalahkan pasangan Amerika Serikat Howard Bach/Tony Gunawan, Jumat (22/1/10), di Putra Stadium, Bukit Jalil Sport Complek, Kuala Lumpur, Malaysia.

Dalam pertandingan tersebut, Alvent/Hendra AG hanya perlu waktu 23 menit untuk menang dua set langsung 21-15, 21-18. Sabtu (23/1/10), satu-satunya wakil Indonesia yang lolos ke semifinal ini akan menghadapi pasangan China Guo Zhendong/Xu Chen, setelah unggulan keenam tersebut menaklukkan pemain Jepang Kenichi Hayakawa/Kenta Kazuni dengan 21-17, 23-21.

Di awal pertandingan, Alvent/Hendra AG sempat tertinggal 2-5 dari Bach/Tony yang pernah menjadi juara dunia 2005. Tetapi, mereka mampu bangkit untuk mengejar dan menyamakannya di kedudukan 8-8. Setelah itu, Alvent/Hendra AG langsung melejit dengan meraih lima poin secara beruntun, sebelum menutup set pertama dengan kemenangan 21-15.

Seperti sebelumnya, pada awal set kedua juga terjadi pertarungan yang ketat. Meskipun demikian, Alvent/Hendra AG selalu berada di depan dalam pengumpulan poin sampai kedudukan 8-8. Setelah itu, Alvent/Hendra AG meraup empat poin dan meninggalkan Bach/Tony sampai akhirnya menang 21-18 dan maju ke semifinal.

Chong Wei dipaksa bermain tiga set

Di sektor tunggal putra, unggulan pertama Lee Chong Wei harus bersusah payah untuk mendapatkan tiket ke semifinal, saat melawan unggulan kelima dari China, Chen Jin. Setelah menang dengan cukup mudah 21-14 di set pertama, pemain andalan tuan rumah ini menyerah 16-21 di set kedua.

Pada set penentuan ini, Chong Wei sempat tertinggal jauh 9-13. Tetapi, ketenangan dan kematangan mental seorang juara, plus dukungan publik tuan rumah, membuat Chong Wei mampu bangkit. Dia berhasil meraih enam angka secara beruntun untuk balik memimpin 15-31, sampai akhirnya menang 21-15.

Di semifinal, Chong Wei ditantang pemain andalan Vietnam, Nguyen Tien Minh, yang menang 21-17, 22-20 atas pemain muda Denmark Jan O Jorgensen. Jorgensen ini yang menaklukkan Taufik Hidayat di babak pertama.

Partai semifinal lainnya akan mempertemukan unggulan keempat Peter Hoeg Gade dengan Boonsak Ponsana. Pemain veteran Denmark ini lolos setelah menang 21-15, 21-13 atas pemain kualifikasi Thailand Tanongsak Saensomboonsuk, dan Boonsak (Thailand), menyingkirkan pemain tuan rumah Chong Wei Feng dengan straight set 21-14, 21-9.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau