Bank Mandiri Ekspansi Kredit Sawit

Kompas.com - 23/01/2010, 13:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bank Mandiri memberikan fasilitas kredit investasi senilai Rp 600 miliar kepada PT Suryabumi Agrolanggeng, anak usaha Gozco Plantation Group. Kredit itu akan digunakan untuk membiayai pengembangan kebun kelapa sawit dan pabrik pengolahannya di Muara Enim, Sumatera Selatan.

Direktur Korporasi Bank Mandiri Riswinandi mengatakan, Bank Mandiri mendukung penuh sektor perkebunan kelapa sawit nasional dan industri turunannya karena kelapa sawit memiliki keunggulan dibandingkan komoditas minyak nabati sejenis, seperti soyabean, grapeseed, dan minyak canola, terutama jumlah produksi dalam satu tahun pada setiap hektar lahan. Selain itu, kegunaan minyak sawit yang bukan hanya sebagai bahan pangan tetapi juga bahan bakar menjadikannya faktor pertimbangan bahwa permintaan akan terus tumbuh ke depan.

Gozco Plantations sebagai induk Suyabumi Agrolanggeng merupakan grup usaha yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit. Saat ini, Gozco memiliki areal konsesi di Sumatera Selatan (31.309,82 hektar), Sumatera Barat (41.800 hektar), Kalimantan Tengah (19.734 hektar), dan Kalimantan Barat (33.350 hektar). Luas landbank secara keseluruhan mencapai lebih dari 126.000 hektar dengan areal tertanam seluas sekitar 27.000 hektar dan memiliki 12 perusahaan perkebunan.

Pemberian kredit investasi ini merupakan awal kerja sama Bank Mandiri dengan Suryabumi Agrolanggeng. Penyaluran kredit terbagi menjadi dua bagian, yaitu kredit investasi tranche A sebesar Rp 212 miliar dengan jangka waktu empat tahun dan tranche B senilai Rp 388 miliar dengan jangka waktu tujuh tahun.

Direktur Utama Suryabumi Agrolanggeng Kreisna Gozali mengemukakan bahwa fasilitas kredit investasi dari Bank Mandiri tersebut akan digunakan untuk ekspansi usaha di bidang perkebunan kelapa sawit, terutama untuk pembiayaan aset kebun kelapa sawit berikut bangunan pabrik Kelapa Sawit yang terletak di Kecamatan Gunung Megang dan Talang Ubi, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. 

Komitmen Kredit Bank Mandiri ke sektor perkebunan seperti kelapa sawit, karet, tebu, kakao, kopi, teh, dan industri turunannya sampai dengan November 2009 sebesar Rp 38,4 triliun atau naik dari pencapaian pada 2008 yang tercatat Rp 37,2 triliun. Sementara itu, kredit yang telah direalisasikan ke industri kelapa sawit on farm atau perkebunan kelapa sawit dengan produk tandan buah segar sampai dengan CPO sebesar Rp 14,3 Triliun; industri hilir yang menggunakan bahan baku CPO dan PKO seperti Refinery, Oleochemical, dan seterusnya sebesar Rp 8,8 triliun; dan perdagangan produk kelapa sawit sebesar Rp 0,9 triliun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau