Unjuk Rasa 28 Januari Jangan Langgar Aturan!

Kompas.com - 24/01/2010, 06:07 WIB

JAKARTA, Kompas.com — Sejumlah elemen gerakan ekstraparlemen merencanakan unjuk rasa besar-besaran pada 28 Januari 2010.

Puluhan orang yang tergabung dalam Front Tunarungu Se-Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi sudah memulai aksinya Sabtu (23/1/2010) kemarin di Rumah Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) yang terletak di Jalan Diponegoro 58, Jakarta Pusat. Mereka menuntut pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus Bank Century.

Ketua Front Tunarungu Se-Jabodetabek Michael Harding memastikan, para penyandang tunarungu yang diwakilinya akan turun ke jalan pada rencana aksi massa tanggal 28 Januari.

Koordinator Bendera Mustar Bona Ventura menambahkan, mulai 26 Januari akan dilakukan aksi massa mengepung Gedung DPR. "Kami tidak mau terjebak pada (unjuk rasa) tanggal 28 Januari karena kami akan lakukan aksi mulai 26 Januari dan seterusnya," kata Bona.

Secara terpisah, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto, Jumat malam, seusai Sidang Kabinet Paripurna di Istana Wakil Presiden, Jakarta, mengatakan, aksi unjuk rasa itu dinilai sebagai kegiatan rutin yang bisa dilakukan rakyat untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah ataupun siapa pun.

Pemerintah menyilakan masyarakat menggunakan ruang ekspresi dan aspirasi untuk kebebasan dan demokrasi. Akan tetapi, kebebasan itu juga harus berdampingan dengan hak-hak masyarakat lainnya dan jangan mengganggu masyarakat serta tidak melaksanakan kegiatan yang melawan hukum. "Kita tidak pernah melarang unjuk rasa apa pun asalkan penuhi persyaratan, itu saja," kata Djoko.

Djoko menegaskan, apabila aksi unjuk rasa 28 Januari dijalankan dengan baik dan sama sekali tidak mengganggu kegiatan sehari-hari masyarakat lainnya, tentu aksi itu tidak akan mengkhawatirkan siapa pun. (INK/AIK/HAR/BUR)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau