Ferguson: Tevez Seharusnya Diusir

Kompas.com - 24/01/2010, 10:56 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com - Pelatih Manchester United, Alex Ferguson, menilai, penyerang Manchester City, Carlos Tevez seharusnya mendapat kartu merah atas pelanggarannya kepada bek MU, Wes Brown, saat kedua kubu berduel di leg pertama semifinal Piala Carling, Selasa (19/1/2010).

Pelanggaran itu terjadi di pertengahan babak pertama. Saat itu, Tevez mengganjal lutut Brown saat keduanya berebut bola. Menurut Ferguson, Tevez pantas mendapat kartu merah dan dengan begitu absen di leg kedua, Kamis (28/1/2010). Meski begitu, Ferguson menolak membawa membawa masalah ini secara formal kepada Federasi Sepak Bola Inggris (FA).

FA sendiri menyadari panasnya persaingan kedua kubu. Karenanya, sebelum leg kedua nanti, FA ingin mempertemukan kedua kubu untuk menengahi perselisihan dan mengingatkan kedua kubu untuk menjunjung fairplay dan sportivitas, di atas persaingan dan konflik pribadi atau klub.

Rencana itu ditanggapi dingin oleh Ferguson. Menurutnya, FA bukanlah lembaga yang berwenang mengurusi persaingan antarklub. Ia menyarankan FA untuk fokus saja kepada urusan mereka sendiri.

"Siapa yang akan mengingatkan mereka (FA)? Apakah ini masuk wilayah kerja FA? Ini Piala Liga.  Setelah ini apalagi (yang akan FA lakukan)?" tandas Ferguson. (TO)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau