Partai Oposisi Serukan Pemilu Iran Bebas dan Aman

Kompas.com - 25/01/2010, 02:31 WIB

TEHERAN, KOMPAS.com - Partai Etemad Melli, partai politik dari kubu pemimpin oposisi Iran, Mehdi Karroubi hari Minggu mendesak agar pemerintah setempat dapat menyelenggarakan pemilihan umum yang bebas dan mengizinkan digelarnya kegiatan menyalurkan pendapat.

"Laksanakan pemilihan umum yang bebas atau izinkan pertemuan bebas dengan memberikan pengamanan kepada para pendukung Karroubi atau (Mir Hossein) Mousavi yang akan menunjukkan bagaimana orang bisa membangunkan Anda, " ujar Karroubi seperti dilansir situs Sahamnews.org.

Kaorroubi dan Mousavi adalah dua pemimpin tinggi oposisi di Iran. Partai Etemad yang dipimpin Karroubi menyatakan memiliki bukti-bukti mengenai kecurangan Ahmadinejad dalam pemiu Juni lalu.

"Penting bagi Anda untuk mengetahui bahwa Karroubi tetap teguh dan memiliki bukti bagi semua pernyataannya," katanya dalam pernyataan kepada pemerintah Iran.
       
Kubu garis keras telah menyerukan pengadilan bagi Karroubi dan Mousavi karena dukungan mereka pada protes anti-pemerintah yang meletus setelah pemilihan presiden Juni lalu.

Karroubi sendiri secara khusus mengecam penyiksaan terhadap pemrotes yang ditahan. Ia bahkan menuduh bahwa sejumlah pemrotes diperkosa di dalam penjara. Namun tuduhan itu dibantah oleh pejabat-pejabat Iran.

Meski ada larangan protes dan penindakan tegas dilakukan oleh aparat keamanan, para pendukung oposisi berulang kali memanfaatkan acara-acara umum untuk turun ke jalan.

Seperti pada 27 Desember lalu, delapan orang tewas dan ratusan pendukung oposisi ditangkap dalam demonstrasi yang digeralr besar-besaran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau