SURABAYA, KOMPAS.com — Pelampiasan amarah warga terhadap ulah para suporter Persebaya, bondo nekat atau bonek, tak hanya ditujukan pada dua kereta api pengangkut bonek, tetapi juga lima kereta lain yang menuju ke arah Surabaya. Lima kereta api tersebut adalah Kereta Api Sancaka, Bima, Gayabaru, Logawa, dan Matarmaja.
"Sampai sekarang aksi masyarakat yang melempari kereta api dengan batu masih terus berlanjut. Warga tak peduli apakah kereta api yang melintas ditumpangi bonek atau tidak. Kereta apa pun yang menuju Surabaya pasti jadi sasaran lemparan batu," kata Nur Amin, Senin (25/1/2010) di Kantor PT Kereta Api Daerah Operasi (PT KA Daop) VIII Surabaya.
Akibat aksi pelemparan batu ini, PT KA harus menderita kerugian hingga Rp 269 juta pada dua kereta yang mengangkut bonek, yaitu KA Pasundan dan KA Luar Biasa. Sedangkan kerugian akibat kerusakan lima KA lainnya masih dikalkulasi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang