JAKARTA, KOMPAS.com — Melalui seremoni internal, PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) meluncurkan produk H1 rakitan lokal atau CKD perdana di pabrik Pondok Ungu, Bekasi, dua pekan lalu. Indonesia ditunjuk oleh pihak prinsipal Korea Selatan sebagai basis produksi MPV luxury untuk pasar ASEAN, Maret tahun lalu.
Persiapan produksi dilakukan selama satu bulan, hasil kerja sama Team Engineering & Production HMI yang didampingi Team Engineering Hyundai Motor Company (Korea Selatan). Peluncuran perdana H1 CKD dilakukan secara simbolis dengan penyerahan sebuah H1 CKD dari Kwon Yeong Min selaku Deputy General Manager Overseas Engineering Team Hyundai Motor Company kepada Jongkie D Sugiarto, President Director PT Hyundai Mobil Indonesia, seperti keteragan pers yang kami terima.
Jongkie menjelaskan, semula perakitan H1 CKD akan dilakukan pada Oktober tahun lalu, tetapi terlambat sehingga baru direalisasikan Januari ini. "Dengan varian CKD, harga H1 bisa dikurangi sekitar Rp 25 juta per unit karena biaya produksi lebih ringan," ujar Jongkie kepada Kompas.com, Senin (25/1/2010).
Di Indonesia, HMI merakit dua varian H1 dengan perbedaan mesin 2,4 liter bensin dan 2,5 liter Diesel CRDi. Varian bensin akan diluncurkan bulan depan (Februari 2010), sementara varian diesel menyusul berikutnya. Tiap varian H1 yang ada terdiri dari dua tipe, yakni Elegance dan XG. Berbagai fitur yang ditawarkan antara lain single tone color, roof mounted LCD, global positioning system, wood grain panel, lampu depan Xenon, dan New Kenwood Double Din Head Unit.
ATPM juga menawarkan garansi produk selama lima tahun untuk H1 CKD, mengubah dari komposisi sebelumnya yang hanya tiga tahun (untuk H1 CBU). "Anak bangsa juga harus bisa membuktikan kualitas yang bisa dibuktikan dari hasil produknya. Prestasi lain, Indonesia merupakan negara pertama di luar Korsel yang boleh merakit H1 dan juga mengekspornya ke negara lain di ASEAN," tutup Jongkie.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang