Polisi Temukan Lagi dan Sita Uang Hasil Rampokan

Kompas.com - 25/01/2010, 19:37 WIB

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS - Tim pengungkapan pencurian dengan kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Kepolisian Daerah Lampung berhasil menemukan dan menyita uang senilai Rp 367,660 juta. Uang tersebut dipastikan merupakan bagian dari hasil perampokan dana Bank Mandiri senilai Rp 2,7 miliar pada 22 Desember 2009 di depan gerbang utama PT Gunung Madu Plantations, Lampung Tengah.

Direktur Reserse Kriminal (Direskrim) Kepolisian Daerah (Polda) Lampung Komisaris Besar Darmawan Sutawijaya, Senin (25/1) mengatakan, temuan uang tersebut didapatkan setelah tim ungkap kasus menanyai Sutrisno, pelaku perampok yang berhasil ditangkap pada 20 Januari 2010.

"Dari Sutrisnolah kami berhasil mengungkap persembunyian sebagian uang hasil rampokan," ujar Darmawan.

Darmawan mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap Sutrisno diperoleh informasi bahwa tersangka Nuzulian Somad, pelaku perampokan lainnya yang ditangkap akhir Desember 2009 dan merupakan otak perampokan, mendapatkan pembagian uang hasil pencurian dengan kekerasan Bank Mandiri. Somad diketahui mendapat satu kantung kecil berukuran lima kilogram dan satu kantung plastik.

Dari informasi tersebut penyidik melakukan pemeriksaan terhadap Somad. Somad sendiri mengakui ia menyimpan uang di rumah Mustakim bin Idris Sukat, orangtuanya yang beralamat di Bedeng sangaji, Terusan Nunyai, Lampung Tengah.

Tim ungkap curas mendatangi alamat tersebut pada 22 Januari 2010 dan mendapati uang senilai Rp 367,660 juta yang masih berlabel Bank Mandiri tersebut disimpan di gudang rumah dan ditutupi kayu-kayu.

"Total uang hasil perampokan yang sudah berhasil kami selamatkan sekitar Rp 1,14 miliar," ujar Darmawan.

Untuk uang hasil rampokan sisanya, polisi masih akan terus mencari dengan cara memburu tiga pelaku yang maish buron. Polisi juga akan menyocokkan dengan data Bank Mandiri.

Sementara itu, selain pengejaran polisi sudah memeriksa 10 orang saksi dari Bank Mandiri dan juga orangtua Somad. (hln)    

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau