Rupiah Masih Tertekan

Kompas.com - 27/01/2010, 10:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com  — Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Rabu (27/1/2010) pagi, melemah 10 poin mendekati angka Rp 9.400 per dollar AS karena pelaku masih melepas rupiah meski aksi lepas masih belum besar.

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS melemah menjadi Rp 9.385-Rp 9.395 per dollar AS dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya, Rp 9.375-Rp 9.385.

Analis PT Valbury Asia Securities, Krisna Dwi Setiawan, di Jakarta, kemarin, mengatakan, rupiah diperkirakan akan terus tertekan sehingga melewati angka Rp 9.400 per dollar AS. "Namun, Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan masuk pasar melakukan intervensi karena melihat rupiah terus tertekan mendekati Rp 9.400 per dollar AS," katanya.

Rupiah, menurut Krisna, apabila sampai menyentuh angka Rp 9.400 per dollar AS, posisinya akan terus terpuruk hingga mencapai Rp 9.500 per dollar AS. "Pergerakan rupiah yang melemah mungkin saja bisa berada di atas level Rp 9.400 per dollar AS, tetapi untuk menuju arah ke sana kemungkinan agak berat," ucapnya.

Pasar uang dalam beberapa hari ini terus melesu karena pelaku aktif melepas rupiah dan membeli dollar AS untuk membayar utang. Korporasi maupun individu menjelang akhir bulan ini membutuhkan dollar AS dalam jumlah besar untuk membayar utang yang sudah jatuh tempo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau