SURABAYA, KOMPAS.com - Administratur Pelabuhan (Adpel) Tanjung Perak Surabaya hingga Rabu (27/1) masih melarang semua kapal untuk berlayar, mengingat cuaca belum kondusif.
"Surat peringatan yang kami keluarkan pada seluruh perusahaan pelayaran sejak 13 Januari 2010 masih berlaku dan tidak akan kami cabut sampai cuaca benar-benar kondusif," kata Humas Adpel Tanjung Perak, Sri Sukesi.
Menurut dia, surat larangan itu tidak ada batas waktunya, selama ketinggian gelombang masih di atas empat meter. "Cuaca sekarang tidak menentu. Saat kapal berangkat, cuaca cerah, tapi tiba-tiba di tengah laut cuaca buruk. Tinggi gelombang bisa tiba-tiba juga tinggi," katanya.
Meskipun ada larangan, beberapa waktu lalu sejumlah kapal masih tetap berlayar atas seizin Adpel. "Memang ada beberapa kapal mendapatkan izin berlayar. Itu kapal besar di atas 5.000 gross ton. Meskipun demikian, kami tetap mengimbau nakhoda untuk mewaspadai cuaca buruk," katanya.
Berdasarkan informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Juanda, kondisi cuaca pada saat ini kondusif untuk berlayar.
Ketinggian gelombang air laut di Pantai Pangkalan Bun berkisar antara 0,2 hingga 0,5 meter, Perairan Bawean-Masalembo (0,3-1,5 meter), Perairan Gresik-Bawean (0,2-0,5 meter), Pantai Tuban dan Madura (0,2-0,5 meter), Ujung-Kamal (0,2-0,5 meter), Selat Madura (0,2-0,5 meter), Perairan Sapudi Kangean (0,3-1,5 meter), Laut Bali (0,3-1,3 meter).
Untuk di Selat Bali bagian utara (0,2-1,0 meter), Selat Bali bagian selatan (0,2-2,0 meter), Selat Badung (0,2-2,0 meter), Selat Lombok bagian utara (0,3-2,0 meter), Selat Lombok bagian selatan (0,3-2,0 meter), Pantai Pacitan Nusa Barong (0,3-2,0 meter), Samudera Indonesia selatan Jatim hingga Selat Sumba (0,5-2,0 meter).
Pasang air laut terjadi pada Rabu malam pukul 21.00 WIB dengan ketinggian maksimum 130 centimeter dan surut, Kamis (28/1) dinihari pukul 04.00 WIB minimum 130 centimeter.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang