MANCHESTER, KOMPAS.com - Pelatih Manchester City, Roberto Mancini, mengaku kecewa melihat timnya tersingkir dari Piala Carling, menyusul kekalahan 1-3 (agregat 3-4) dari Manchester United (MU) di leg kedua semifinal Piala Carling, di Old Trafford, Rabu (27/1/2010). Namun, ia tetap bangga kepada pasukannya karena tampil bagus dan memberikan perlawanan keras.
Mancini pantas kecewa. City menyambangi MU dengan bekal kemenangan 2-1 di leg pertama. Peluang lolos menjadi semakin lebar karena mereka mampu menahan imbang MU 0-0 di akhir babak pertama leg kedua itu.
Namun, di babak kedua, keadaan berbalik melawan mereka, ketika MU berhasil unggul 2-0 melalui Paul Scholes (52) dan Michael Carrick (71). City sempat mendapat angin segar, menyusul gol Carlos Tevez di menit ke76, yang memperkecil ketinggalan menjadi 1-2. Toh, pada akhirnya, City harus merelakan tiket final melayang ke genggaman "Setan Merah", menyusul gol Wayne Rooney di masa injury time.
"Kami tertekan selama hanya sepuluh menit. Kami bermain baik. Kami tidak beruntung. Untuk lainnya, kami bermain dengan sangat baik. Saya minta maaf kepada pemain, karena mereka telah bermain dengan baik," tutur Mancini.
"Ketika kami mencetak gol, kami bermain dengan baik. Namun, ini sepak bola. Saya minta maaf kepada pendukung karena saya ingin menang. Kami memiliki peluang besar (untuk menang)," tandasnya.
Mengacu statistik, sepanjang laga mereka hanya menguasai bola sebanyak 47 persen dan mampu membuat sembilan tembakan tepat ke gawang dari 13 usaha.Bandingkan dengan MU yang hanya membuat tujuh peluang emas dari 15 kali percobaan. (SKY)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang