Rupiah Pagi Turun Tembus Rp 9.400 Per Dollar AS

Kompas.com - 28/01/2010, 09:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta pada Kamis (28/1/2010) pagi melemah menembus angka Rp 9.400 per dollar AS karena pelaku berlanjut melepas rupiah. Ini dilakukan karena mereka  khawatir mahasiswa akan melakukan aksi demo secara besar-besaran.

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS mencapai Rp 9.410-Rp 9.420 per dollar AS dibanding hari sebelumnya, Rp 9.400-Rp 9.410 atau turun 10 poin.

Pengamat pasar uang, Edwin Sinaga, di Jakarta, Kamis, mengatakan, aksi demo mahasiswa dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang akan dilakukan di depan Istana Merdeka, Istana Wapres, KPK, serta DPR secara besar-besaran itu tidak akan berpengaruh terhadap pasar uang.

"Aksi demo mahasiswa dan LSM diperkirakan akan berjalan dengan tenang dan tertib sehingga tidak ada anarki yang masuk barisan tersebut dengan melakukan provokasi yang negatif," katanya.

Koreksi harga terhadap rupiah saat ini, menurut Edwin Sinaga yang juga Dirut PT Finan Corpindo Nusa, karena pengaruh suplai dan permintaan. Kalau permintaan akan dollar AS lebih tinggi daripada suplai, rupiah akan tertekan dan begitu pula sebaliknya.

"Kami masih optimis rupiah akan kembali membaik apabila kondisi pasar dan situasi politik membaik," ucap Edwin.

Dia mengatakan, aktivitas pasar masih sepi karena sebagian pelaku tidak masuk ke pasar. Mereka cenderung menahan diri karena khawatir dengan aksi demo mahasiswa dan LSM.

"Kami memperkirakan, kegiatan pasar akan kembali pulih pada perdagangan sore nanti karena pelaku mulai berani masuk pasar dan melakukan transaksi jual beli," kata Edwin.

Menurut dia, aksi demo mahasiswa itu sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan karena faktor psikologis tidak ada. Hanya saja, dikhawatirkan pasar akan panik apabila gejolak demo itu semakin brutal.

Karena itu, para pelaku diharapkan masuk pasar melakukan kegiatan seperti biasa dan tidak khawatir dengan aksi demo karena itu merupakan hal yang wajar, ucapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau