JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam sidang pembacaan pleidoinya di PN Jakarta Selatan, Kamis (28/1/2010), terdakwa kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen, Kombes Wiliardi Wizard mengaku tak pernah sama sekali meminta-minta promosi jabatan di Mabes Polri.
Wiliardi membantah dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) yang menyebutkan bahwa promosi jabatan sebagai salah satu motifnya untuk membunuh. Hal ini disampaikan melalui pembacaan pleidoinya yang disampaikan oleh salah satu tim kuasa hukumnya, Santrawan Paparangi. "Tidak benar terdakwa pernah meminta-minta promosi jabatan di Polri," tegas Paparangi.
Paparangi juga menyatakan bahwa Wiliardi juga tak pernah menempuh "jalur tol" untuk meminta promosi jabatan dengan memintanya melalui mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar, seperti yang dituduhkan JPU.
Oleh karena itu, lanjut Paparangi, pihaknya juga membenarkan kesaksian Antasari yang mengaku tak pernah sama sekali menyuruh, memerintahkan, membujuk, dan mengajukan kepada terdakwa Wiliardi untuk melakukan pembunuhan terhadap Nasrudin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang